Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




5 Titik Pantau ATCS di Tabanan

Rabu, 5 Mei 2021, 23:35 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Kini Tabanan telah memiliki lima titik traffic light di Tabanan telah terpasang CCTV dan fiber optik canggih yang sudah terintegrasi dengan area traffic control system (ATCS) di Dinas Perhubungan Tabanan. 

ATCS Sendiri juga sudah diresmikan oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, Rabu 5 Mei 2021. Fungsi dari ATCS ini sendiri adalah untuk menyampaikan informasi dan mengendalikan kondisi lalu lintas di lima titik tersebut. 

Selama ini, sejumlah warga yang tak menggunakan helm, tak menggunakan masker, dan melanggar marka jalan juga kerap terpantau dari cctv tersebut.

Untuk mendukung program ini, Dishub Tabanan mendapatkan bantuan dari Kemenhub senilai Rp 5.5 Miliar lebih melalui Balai Wilayah Darat. Sifatnya hibah barang. 

Menurut data yang disampaikan oleh Dishub Tabanan, lima titik CCTV yang sudah terpasang di antaranya di Simpang Wagimin, Kediri, Kasih Ibu, Dukuh dan Simpang Yeh Gangga. Seluruh cctv di lima titik ini pangsung terintegrasi dengan ruangan ATCS Dishub Tabanan yang dikelola oleh belasan operator mulai pukul 07.00-22.00 Wita. 

"Di Tabanan saat ini sudah dipasang cctv lengkap dengan fiber optik yang canggih (gambar jelas) di lima titik. Selain mengendalikan kondisi lalulintas, alat ini juga bertijuan membantu menciptakan Road Safety Partnership Action (RSPA) yang merupakan program dari Polri untuk menekan angka lalul intas," jelas Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Gusti Ngurah Putu Dharma Utama Rabu 5 Mei 2021. 

Dia melanjutkan, petugas yang disiapkan untuk operator ATCS ini sebanyak 12 orang. Mereka akan bekerja selama 15 jam di kantor dengan bergantian (sistem shift). Namun, segala aktivitas yang terjadi di lima titik tersebut tetap terekam selama 24 jam penuh. Sebab, kejadian yang kemungkinan memerlukan tambahan data/gambar bisa dicek melalui cctv tersebut. 

Ada beberapa tugas para operatornya ini, diantaranya memantau dan mengendalikan dari kantor. Mengendalikan dalam artian arus lalulintas berjalan dengan lancar, ketika ada kemacetan harus melakukan pengalihan. Kemudian diluar itu juga ada sosialisasi terkait keselamatan keselamatan pengguna jalan.

"Jadi dikendalikan dari kantor, petugas akan standby dari pukul 7 pagi sampai 10 malam. Selama itu petugas akan menjalankan fungsinya, sedangkan di luar jam tersebut video atau rekaman cctv masih tetap hidup karena beroperasi selama 24 jam," terangnya.

Gusti Ngurah Putu Darma Utama menyampaikan, setelah bantuan 5 titik alat canggih tersebut, pihaknya kini sudah mengusulkan kembali 6 titik lainnya ke Kemenhub. Usulan tersebut kini masih dalaam tahap pembahasan. Diharapkan disetujui dan pada 2022 mendatang akan direalisasikan.

"Kita usulkan melalui bantuan teknis proyek Kemenhub. Itu sudah dibahas saat ini. Usulannya ada penambahan 6 titik. Itu 4 titik di jalan provinsi, 1 jalan nasional dan di pesiapan satu titik," sebutnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tab



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami