Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Dua Pesawat Tabrakan, Ajaibnya Tidak Ada Korban Jiwa
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua pesawat kecil saling bertabrakan di dekat Denver, Amerika Serikat, ajaibnya tidak ada korban jiwa atau terluka dalam kecelakaan tersebut.
Menyadur CNN, Jumat (13/5/2021) tabrakan tersebut terjadi pada Rabu, di Cherry Creek State Park sekitar pukul 10:25 pagi waktu setempat.
Juru bicara Kantor Sheriff Arapahoe County, Deputy John Bartmann mengungkapkan tidak ada yang terluka dalam tabrakan yang melibatkan pesawat kecil itu.
Bartmann mengatakan belum diketahui pesawat mana yang bertanggung jawab dan pihak berwenang masih menyelidiki insiden tersebut.
"Anda mengira sesuatu yang jauh lebih buruk. Ini luar biasa," jelas Bartman tentang kondisi kedua pesawat itu.
"Kami mengalami beberapa kecelakaan pesawat di wilayah hukum kami. Belum pernah kami melihat parasut digunakan dan menurunkan pesawat dengan selamat." jelasnya.
June Cvelbar mengatakan kepada stasiun tv KUSA bahwa dia menjadi saksi saat kedua pesawat itu tabrakan saat berjalan di Cherry Creek State Park.
"Saya melihat dua pesawat di langit. Saya melihat pesawat hijau yang lebih besar, yang saya pikir adalah pesawat derek, bersama dengan apa yang saya pikir adalah pesawat layang yang ditarik olehnya. Saya mendengar suara berisik tetapi tidak menyadari bahwa kedua pesawat itu bertabrakan," kata Cvelbar kepada KUSA.
Cvelbar mengatakan dia melihat pesawat hijau itu terbang dan tak lama kemudian melihat pesawat yang lebih kecil itu menggunakan parasut.
"Ketika saya menyadari bahwa pesawat kecil itu akan jatuh, saya berlari ke arahnya. Pilot dan penumpangnya sudah naik dan (berada di) sekitarnya," kata Cvelbar.
Pilot itu adalah satu-satunya orang di atas pesawat Fairchild Metroliner bermesin ganda yang mendarat di Bandara Centennial.
Sebuah foto dari CBS Denver menunjukkan pesawat milik Key Lime Air Metroliner mendarat dengan selamat di Bandara Centennial setelah terlibat tabrakan itu.
Sedangkan pesawat lain yang menggunakan parasut adalah Cirrus SR22. "Itu turun dengan bagus dan lambat," kata Bartman.
Sebuah cuitan dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan insiden itu terjadi saat pesawat sedang mendarat.
Bartmann mengungkapkan jika puing-puing salah satu pesawat terpental "cukup jauh,". Dia mengatakan jika seseorang menemukan bagian pesawat di taman, mereka tidak boleh menyentuhnya, dan harus menelepon kantor sheriff.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun