Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
WhataApp Berlakukan Kebijakan Privasi Hari Ini, Bagaimana Nasib Akun yang Tak Setuju?
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pihak WhatsApp pun mengungkap melalui akun Twitter tentang pemberlakukan kebijakan privasi baru per tanggal 15 Mei ini.
Para pengguna pun diminta untuk menyetujui kebijakan layanan WhatsApp untuk bisa memakai seluruh fungsi di aplikasi pesan tersebut.
"*Cek kalender, tuang kopi* Oke, mari kita lakukan ini. Kami tidak bisa melihat pesan pribadi kamu. Kami tidak akan menghapus akun kamu. Kamu bisa menerima (kebijakan) kapan pun," kata WhatsApp melalui akun Twitter resminya.
Cuitan tersebut seolah menjadi jawaban bagi banyak orang yang bingung apakah yang akan terjadi kalau pengguna tidak memberikan persetujuan atas kebijakan baru.
WhatsApp menegaskan tidak akan mengintip chat pribadi pengguna dan tidak akan menghapus akun. Lantas, bagaimana jika pengguna tidak memberikan persetujuan atas kebijakan privasi baru WhatsApp?
Mengutip WaBetaInfo, Sabtu (15/5/2021), pengguna tidak akan kehilangan akun WhatsApp mereka jika memilih untuk tidak menyetujui kebijakan privasi baru. Selain itu, riwayat obrolan dan backup juga tidak akan hilang.
Namun, pengguna akan dibatasi dalam penggunaan beberapa fitur WhatsApp. Pengguna masih bisa menjawab panggilan suara dan video yang masuk. Pesan pun masih bisa dibalas dari notifikasi.
Dalam beberapa minggu pertama, pengguna masih bisa mengirim pesan teks, namun tidak bisa membuka daftar obrolan karena ada pengingat tentang Terms of Service.
Selain itu, ada beberapa fitur lain yang tidak bisa digunakan jika pengguna tidak menerima persyaratan layanan. Apa saja?
- Pengguna tidak bisa mengunggah status update di aplikasi
- Pengguna tidak bisa meneruskan (forward) pesan dari satu chat ke pengguna lainnya
Beberapa Fitur yang Tak Bisa Digunakan
- Pengguna tidak dapat mengelola dan menggunakan broadcast list dan membuat grup baru.
Namun, pengguna masih bisa dimasukkan dalam grup buatan pengguna lain, jika privasi memungkinkannya. Jika tidak, pengguna tidak bisa menerima undangan baru ke grup.
- Layanan chat bakal sangat terbatas, pengguna tidak bisa mengutip pesan atau menyebut (mention) pengguna lain di dalam grup. Pengguna tidak bisa mengirim pesan suara, stiker, dan media lainnya di dalam aplikasi.
- Pengguna tidak bisa mem-backup riwayat chat jika mereka telah menonaktifkan fitur backup otomatis
- Pengguna tidak bisa menggunakan layanan Click to Chat
- Pengguna tidak bisa meng-export riwayat chat
- Untuk pengguna iOS, mereka tidak bisa melihat media yang dibagikan jika sebelumnya belum di-export.
Sementara di WhatsApp Android, pengguna masih bisa melihat media menggunakan File Manager.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7763 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan