Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Masker, Giliran Kantor Dinsos Karangasem Digeledah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri atau Kejari Karangasem kembali turun. Hari ini Kamis, (27/05)2021) giliran kantor Dinas Sosial Kabupaten Karangasem yang digeledah dalam upaya mencari bukti lebih mendalam terkait dugaan Korupsi Pengadaan Masker.
Kasi Intel Kejari Karangasem I Dewa Gede Semara Putra melalui rilis yang diperoleh menyampaikan, Tim Penyidik Kejari Karangasem kali ini turun dengan melibatkan pengamanan dari Polres Karangasem.
Di kantor Dinas Sosial, tim menemukan sejumlah dokumen terkait dengan pengadaan masker. Dokumen tersebut berupa dokumen perencanaan, pelaporan hingga dokumen pendistribusian.
"Penggeledahan ini masih dalam upaya kami untuk mencari dokumen dan bukti-bukti lain yang sebelumnya tidak kita dapatkan ketika melaksanakan penggeledahan di kantor BPKAD Karangasem," terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim Penyidik Kajari juga sempat turun melaksanakan penggeledahan di Kantor BPKAD Karangasem pada Selasa (25/05/2021). Disana tim juga masih usaha mencari bukti awal terkait kasus dugaan korupsi pengadaan masker dan menemukan sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pengadaan masker.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2959 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun