Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Begini Tips Merawat Anjing Ras Jenis Siberian Husky
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pecinta anjing ras khususnya jenis Siberian Husky perlu memerhatikan beberapa tips untuk merawat jenis anjing berbulu panjang tersebut.
Menurut salah satu peternak bernama Owz Bali Kennel, I Gusti Ngurah Januari Arta di Desa Hetasan, Banjar Getasan Tengah No 21, Petang, Badung belum lama ini menyampaikan, sebenarnya tidak ada tips khusus dalam merawat anjing Siberian Husky.
"Kalau sudah dari dalam hati merawat dan suka, pasti akan menjadi telaten terutama merawat bulunya," jelasnya.
Ia menjelaskan anjing siberian husky adalah anjing bersifat aktif, maka dari itu sebagai pemilik harus bisa menyediakan tempat dan mengajak jalan-jalan untuk mengeluarkan energinya setiap hari.
Baca juga:
19 Anak Anjing Ras Selundupan Disuntik Mati
"Atau kalau kita tidak ada waktu untuk jalan, mungkin kita sediakan kandang umbaran atau dilepas di pekarangan rumah minimal 30 - 60 menit, karena tanpa ada aktivitas anjing husky akan merasa jenuh dan dapat berpengaruh pada nafsu makannya," katanya.
Selanjutnya untuk merawat bulu anjing siberian husky yang memiliki bulu tebal, harus memperhatikan saat musim bulunya rontok.
"Kita harus nyisir hampir setiap hari selain itu kita harus memandikanya minimal 1 minggu sekali untuk menambah penampilannya. Jangan lupa shampoo digunakan memang bagus untuk bulu panjang dan vitaminya," sebutnya.
Untuk perawatan kuku dan gigi, lanjutnya, husky yang memiliki kuku kuat harus dipotong secara teratur. Untuk perawatan giginya, kata dia, bisa disikat pada saat mandi atau grooming. Hal itu untuk mengurangi plak dan karang gigi yang menumpuk.
Baca juga:
Puluhan Anjing Ras Diamankan
Sedangkan untuk perawatan telinga yang harus diperhatikan setiap memandikan atau grooming adalah hindari kemasukan air.
"Selesai mandi atau grooming telinga bisa dibersihkan dengan handuk atau tisu untuk menghindari infeksi telinga," tutupnya
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2523 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun