Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ribuan Mahasiswa Hadiri Wisuda, Banyak Tak Pakai Masker
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 11.000 siswa di Wuhan menghadiri wisuda akbar pertama setelah kota tersebut dihantam pandemi Covid-19, banyak dari mereka yang tak pakai masker.
Para siswa, menyadur Channel News Asia Selasa (15/6/2021), memakai toga biru tua dan duduk dalam barisan, tanpa jarak sosial atau masker wajah.
"Menyambut lulusan 2020 kembali ke rumah. Semoga masa depan Anda cerah." tulis spanduk besar di depan hadapan 11.000 siswa Wuhan.
Mengutip sebaris puisi Tiongkok kuno, spanduk itu juga menyampaikan nasihat kepada para siswa untuk masa depan: "Lautan tidak terbatas untuk ikan yang melompat."
Lebih dari 2.200 orang pada acara wisuda yang diadakan pada hari Minggu (13/6) adalah lulusan yang tidak dapat menghadiri wisuda tahun lalu karena pembatasan ketat.
Dari foto-foto yang diterbitkan oleh AFP, terlihat ribuan mahasiswa tersebut tampak duduk berbaris dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Banyak diantara mahasiswa tersebut dilaporkan tidak mengenakan masker.
Sebelumnya Universitas Wuhan sempat menyelenggarakan wisuda yang sebagian besar dilakukan secara online pada Juni tahun lalu. Pada saat itu, para siswa dan guru yang hadir semuanya mengenakan masker.
Covid-19 pertama kali muncul pada akhir 2019 di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, yang membuat kota berpenduduk 11 juta jiwa itu menjadi salah satu daerah yang menerapkan lockdown paling ketat di dunia. Lockdown ketat diterapkan setidaknya hingga April 2020 dan mulai dibuka kembali secara perlahan setelah 76 hari ditutup total.
Hingga saat ini, China masih menerapkan tindakan pencegahan tinggi tinggi, termasuk kontrol perbatasan yang ketat, karantina, "kode kesehatan" online wajib dan berbagai pembatasan perjalanan domestik.
Ada 20 kasus baru pada hari Selasa, termasuk 18 diimpor dari luar negeri dan dua dalam wabah lokal di provinsi Guangdong selatan. Ada 4.636 kematian yang dilaporkan secara resmi, mayoritas di Wuhan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan