Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Hujan Terus-menerus Akibatkan Longsor di Narmada
BERITABALI.COM, NTB.
Akibat hujan yang mengguyur tiga hari belakangan ini, merata di semua daerah di Lombok, menyebabkan longsor di jalan raya jalur provinsi di Jalan Ahmad Yani Tanak Tepong Desa Peresak, Kecamatan Narmada Lombok Barat.
Longsor ini tepatnya di Jalan Tanjakan Patung Sapi, Selasa (22/6). Terpantau di lokasi, material longsor itu menimpa setengah badan jalan. Hujan yang lebat kemarin menyebabkan bertambahnya debit air pada sawah yang berada tepat di atas jalan.
Tak sanggup menahan debit air yang banyak, tanah dan talud warga yang ada di bawahnya mengalami longsor. Akibatnya, kemacetan di ruas badan jalan sebelah barat macet. Pengendara dari arah barat menuju timur terhalang material. Pengendara dari arah timur harus berbagi jalan dengan pengendara dari arah barat. Lalu lalang kendaraan pun dibuat melambat dan menyebabkan kemacetan.
Mengantisipasi kemacetan tersebut, anggota SPKT Polsek Narmada yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Narmada selaku Pawas Ipda Ahmad Taufik turun ke lokasi. Polisi dibantu warga sekitar mengangkat batu dan membersihkan tanah yang berserakan di jalan raya tersebut.
“Anggota sudah kami turunkan untuk mengecek langsung situasi dan melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian," ucapnya, Rabu (23/6).
Beruntung pada saat longsor terjadi, tidak ada korban jiwa ataupun kerugian secara materil.
Kapolsek Narmada, Kompol Nyoman Nursana mengingatkan, intensitas hujan yang cukup tinggi hendaknya membuat pengendara lebih berhati-hati. Bukan saja terhadap potensi longsor, tapi juga pohon tumbang dan bahaya lainnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 474 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 367 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 312 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 227 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun