Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
2 Bocah Boncengan Motor Tewas Ditabrak Truk
BERITABALI.COM, NTB.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sumbawa-Bima, tepatnya depan TK Negeri Muer, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, NTB sekitar pukul 08.15 WITA, Rabu (23/6).
Dua orang meninggal dunia, yakni Abdul Rahman (14 tahun) warga Dusun Buen Cente, Desa Muer, dan Diki Pratama (6 tahun) warga Dusun Sepayung Luar, Desa Sepayung. Kecamatan Plampang.
“Dua korban ini berboncengan sepeda motor, tabrakan dengan truk,” Kapolsek Plampang, IPTU Parangin Angin, Kamis (24/6).
Kecelakaan maut ini berawal ketika Truk Mitsubishi bernopol S 8677 UK yang dikemudikan Jufriadi (33 tahun) warga Desa Baru Kecamatan Moyo Utara, melaju dari arah Sumbawa menuju Bima. Sementara kedua korban berboncengan menggunakan Honda Kharisma EA 2137 E melaju dari arah berlawanan.
Memasuki KM 56-57, jalan agak menikung ke kanan dari arah Sumbawa. Kedua kendaraan berpapasan dan tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya.
"Tabrakan pun tak dapat dihindari. Kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ujarnya.
Kapolsek mengatakan, anggota sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Puskesmas guna divisum.
Selain itu, pihaknya mengamankan barang bukti sepeda motor dan truk.
“Sopir truk juga diamankan untuk diproses lebih lanjut,” tandasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 466 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 367 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 310 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun