Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
RS Jawa-Bali Penuh Pasien Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap rumah sakit hampir di seluruh provinsi Jawa dan Bali penuh oleh pasien Covid-19. Pihaknya pun berupaya untuk menambah kapasitas tempat tidur serta meningkatkan jumlah tenaga kesehatan. Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Rapat Koordinasi Peningkatan Kapasitas Rumah Sakit secara virtual, Kamis (8/7/2022).
"Hampir seluruh provinsi di Jawa dan Bali RS penuh terisi, sehingga yang harus dilakukan adalah penambahan kapasitas ICU maupun ruang isolasi," kata Budi.
"Ini mencakup konversi tempat tidur, penambahan alat, dan tenaga kesehatan,” tambahnya. Budi menerangkan kalau saat ini jumlah tempat tidur di rumah sakit secara nasional ialah sebanyak 406.253 ranjang. Dari jumlah itu terdapat 111.890 atau 28 persen tempat tidur untuk pasien Covid-19.
Untuk menyelesaikan masalah tersebut, pemerintah telah menargetkan 40 persen konversi tempat tidur isolasi. "Dengan target konversi 40 persen masih terdapat potensi secara 54,317 isolasi dan 1,459 secara intensif,” lanjut Budi.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono yang turut hadir dalam rapat koordinasi menerangkan pihaknya juga bakal menambah pasukan garda terdepan Covid-19.
Dante menyebut pihaknya akan mendayagunakan dokter internship sebanyak 5.418 orang, dokter pasca-internship sebanyak 4.454 orang, serta perawat fresh graduate sebagai relawan Covid-19 sebanyak kurang lebih 100.000 orang. "(Mereka) yang akan terjun membantu para nakes di lapangan,” ujar Wamenkes Dante.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator PPKM Darurat Jawa-Bali mengungkapkan kalau Indonesia tengah berpacu dengan kecepatan mutasi dari varian Delta.
Hingga saat ini, Luhut menyebut angka kasus positif Covid-19 masih terus naik. Kendati demikian ia berharap penurunan bisa terjadi pada 15-17 Juli 2021.
Terkait kapastitas rumah sakit, pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BNPB akan bekerja sama untuk mengatasi isu kekurangan kapasitas rumah sakit di seluruh provinsi dengan meningkatkan kapasitas.
"Teman-teman dari Polri dan Kodam juga akan memantau kegiatan masyarakat untuk memperlambat laju kenaikan kasus,” ungkap Luhut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan