Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Ahli Sebut Strain Ini Bisa Tembus Kekebalan Vaksin Sinovac
Varian Lambda Lebih Menular
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah memasukkan virus corona varian Lambda sebagai varian perhatian karena diduga lebih ganas dan mematikan. Varian Lambda ini pertama kali ditemukan di Peru pada 2020 silam.
Meskipun penyebaran varian Lambda ini relatif terbatas, tapi kemunculan varian virus corona Lambda ini hampir bersamaan dengan varian Delta. Varian Lambda ini pun terlihat berubah cukup cepat, meskipun konsentrasi kasusnya rendah.
Selama dua bulan terakhir, varian Lambda telah menyumbang sekitar 82 persen dari keseluruhan kasus virus corona Covid-19 di Peru.
Satu studi dari Universitas Chili telah menemukan mutasi pada protein lonjakannya meningkatkan kemampuan varian Lambda menginfeksi dan menyebar lebih cepat.
Makalah ini memang belum ditinjau oleh rekan sejawat, tetapi laporan ini berhasil menemukan mutasi yang memberikan peningkatan infektivitas dan membuatnya lebih mudah lolos dari kekebalan.
Selain itu dilansir dari Express, para peneliti juga mengatakan mutasi dalam varian Lambda bisa membuatnya lebih mudah menembus kekebalan yang terbentuk dari suntikan vaksin Covid-19 CoronaVac atau Sinovac dari China.
Para ilmuwan pun telah menemukan mutasi yang serupa dalam varian Delta. Karena temuan ini masih awal, maka peneliti masih perlu meninjau lebih jauh.
Jairo Méndez Rico, yang menasihati Organisasi Kesehatan Pan-Amerika, mengatakan bahwa sejauh ini belum ada bukti yang menunjukkan virus corona varian Lambda itu lebih agresif.
Ia menambahkan bahwa varian Lambda mungkin memiliki tingkat penularan lebih tinggi. Tapi, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi gejalanya.
Adapun gejala yang perlu diwaspadai sekarang ini, antara lain:
- Batuk terus-menerus
- Demam tinggi
- Kehilangan indra penciuman dan rasa.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5877 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2583 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2228 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan