Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Ngakunya Sakit Terciduk Nonton Piala Eropa, Wanita Ini Dipecat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang wanita di Inggris dipecat karena ketahuan berbohong pada perusahaan. Nina Farooq, 37 tahun tertangkap kamera sedang nonton Piala Euro 2020 setelah mengaku sakit pada atasannya.
Menyadur Metro Selasa (13/07), ia terciduk sedang bersorak merayakan gol pertama Inggris ketika tim kesayangannya itu berlaga melawan Denmark di stadion Wembley.
Setelah pertandingan selesai, produser konten digital itu naik kereta pukul 6 pagi untuk kembali bekerja tepat waktu. Tapi ia menerima telepon dari bos yang menyuruhnya tidak perlu kembali bekerja.
Telegraph melaporkan Nina dipecat karena telah berbohong. Sebenarnya, perusahaan tempat Nina bekerja, Composite Prime akan meliburkan kantor selama sehari jika Inggris menang Piala Eropa melawan Italia.
Sementara Nina mengaku mendapat tiket semifinal dari temannya di menit terakhir. Begitu tiket di tangan, ia langsung menelepon kantor dan mengaku sedang sakit, sehingga tak bisa bekerja pada hari Rabu.
Ia langsung berangkat ke stadion dan wajahnya tak sengaja tersorot kamera saat stasiun TV menayangkan siaran langsung pertandingan. Atasan dan rekan kerja bisa melihat wajah Nina dengan jelas.
“Mereka melihat saya menonton pertandingan. Saya jujur mengapa melakukannya dan tidak dapat simpati sama sekali," ujar Nina yang tak kapok nonton pertandingan sepak bola.
"Mereka hanya mengatakan itu saja. Itu konsekuensi dari apa yang saya lakukan,” lanjutnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan