Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Nenek Nangis Disuruh di Rumah Selama Pandemi Covid-19
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video curhatan seorang nenek beredar di media sosial. Nenek tersebut mengeluhkan kondisinya selama pandemi Covid-19.
Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @insta_julid. Dalam video tersebut, nenek itu terlihat menangis.
Dia mencurahkan perasaannya menghadapi pandemi Covid-19.
Nenek tersebut diminta oleh Ketua RT di lingkungannya untuk terus berada di rumah.
Sementara, nenek tersebut harus bekerja dengan berjualan di pinggir jalan.
Begini curhatan pilu nenek tersebut.
Nangis Disuruh di Rumah
Dalam video tersebut, sang nenek merasa sedih saat RT di lingkungannya mengimbau agar dirinya berdiam diri di rumah.
Nenek tersebut biasa berjualan di pinggir jalan untuk menyukupi kebutuhannya.
Kulitnya pun terlihat keriput. Nenek tersebut curhat mengenai kondisinya.
Dalam tayangan itu, nenek tampil mengenakan kerudung berwarna hitam dan masker kain yang ada di dagunya.
Nenek tersebut curhat sambil menangis menjelaskan keadaannya selama pandemi Covid-19.
"Biar nak ada virus corona, kata pak RT harus di rumah terus nenek makan apa?" ungkapnya sambil menangis.
Raut wajahnya begitu sedih ketika ia menceritakan kondisinya di tengah masa pandemi Covid-19 ini.
Nenek tersebut menutup wajahnya dan menghapus air mata yang berlinang saat mencurahkan perasaannya.
Komentar Warganet
Unggahan video curhatan sang nenek pun membuat warganet merasa terharu sekaligus kasihan.
Bahkan warganet ikut memberikan pendapat agar pemerintah bisa melihat kondisi rakyat seperti nenek tersebut.
Tak sedikit warganet yang ikut menyebut akun presiden agar melihat kondisi nenek itu.
"Sedih ya Allah, pemerintah tuh perhatikan wargamu seperti ini, mereka hanya butuh buat makan," balas warganet.
"Nah tolong pemerintah pak Jokowi tolong didenger rakyatnya, banyak yang tidak terjamah bantuannya," timpal warganet.
"Merekalah yang paling menderita selama pandemi ini," komentar warganet.
"Kasihan kapan PPKM ini berakhir kasihan yang jual-jualan," ujar warganet lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan