Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pasien Covid-19 Naik, Kebutuhan Plasma Konvalesen Tinggi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seiring dengan melonjaknya jumlah pasien covid-19 di Bali, kebutuhan akan darah dan plasma konvaselen juga meningkat.
Untuk itu, Fakultas Kedokteran UNUD, Satgas Covid-19 Provinsi Bali, Palang Merah Indonesia (PMI) Bali, RSUP Sanglah dan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Bali berinisiatif untuk melaksanakan donor darah terapi plasma konvalesen.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengapresiasi kegiatan tersebut. Hal ini disampaikannya saat melakukan peninjauan sekaligus memberikan semangat bagi pendonor darah di gedung Cakra Vidya Usadha Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Rabu (21/7).
Melihat kondisi saat ini yang menunjuk Covid-19 naik, angka kasus baru meningkat, tekanan kepada rumah sakit meningkat akibat pasien yang dirawat juga mengalami peningkatan.
"Karena yang dirawat juga tinggi sehingga kebutuhan darah dan plasma konvalesen semakin meningkat, sehingga Fakultas Kedokteran UNUD secara kooperatif dan terpadu menggalang sekaligus membangun kolaborasi dengan elemen terkait untuk melakukan kegiatan donor darah (plasma konvalesen dan donor darah biasa) untuk menolong dan membantu sesama yang membutuhkan dan tentunya masih berada di rumah sakit," ungkap Sekda Dewa Indra.
Diantara puluhan pendonor plasma konvalesen dan pendonor darah biasa terdapat salah satu residen THT pertama, dr. Endi ananda yang melaksanakan donor plasma konvalesen, hal ini tentu saja memberi semangat baru bagi mereka yang memberikan pertolongan bukan hanya dari ilmu pengetahuan saja, tetapi juga bersedia memberikan darahnya untuk menolong orang lain yang membutuhkan.
Dengan dilaksanakannya donor plasma konvalesen ini diharapkan mampu memberikan pertolongan bagi mereka (pasien terinfeksi Covid-19 bergejala) untuk cepat kembali pulih. Jumlah kebutuhan plasma konvalesen akan disesuaikan dengan jumlah pasien yang dirawat dan menjalani karantina di rumah sakit.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 585 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 459 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan