Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Viral Video Akad Nikah Pengantin Pria Nikahi 2 Wanita
BERITABALI.COM, NTB.
Viral video akad nikah dua orang wanita yang dinikahi satu pria di media sosial facebook.
Pengantin pria itu diketahui bernama Korik Akbar (20 tahun) warga Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dan mempelai wanita bernama istrinya Khusnul Hotimah (20 tahun) warga Desa Prabu dan Yun Nitanuri (21 tahun) warga Desa Rambitan.
Dalam video yang diunggah oleh akun facebook Doyok Potret itu telah dibagikan 1,5 ribu dan mendapat komentar dari para netizen. Salah satu netizen No War "Mantap... Matap mantap" tulis dalam komentarnya. Dirjho hala"tak dapak kubayangkan.... apa yang terjadi... malam ini guys," komentarnya.
Terpisah, Camat Pujut, Lalu Sungkul yang dikonfirmasi membenarkan warganya yang menikahi dengan dua wanita sekaligus tersebut.
"Benar, Satu pria menikah dengan dua wanita sekaligus," katanya kepada wartawan di kantornya, Selasa (27/7).
Dari informasi, kedua mempelai wanita dibawa nikah di malam yang sama. Selanjutnya mereka melaksanakan akad nikah pada tanggal 26 Juli di rumah mempelai pria dan disaksikan warga sesuai adat istiadat.
Korik Akbar yang merupakan pengatin pria yang ditemui wartawan di rumahnya mengatakan, rencana menikahi dua wanita sekaligus tidak pernah direncanakan sebelumnya. Namun, apa yang terjadi itu merupakan jodoh atau takdir dari Tuhan.
"Tidak pernah ada rencana, tapi ini adalah jodoh," katanya sambil tersenyum didampingi istrinya.
Kisah cinta itu berawal saat dia mengenal istrinya Yun pada 2016. Kemudian ia ditinggal nikah dengan pria lain, setelah bercerai dirinya kembali merajut cinta dengan Yun. Di saat bersamaan dirinya juga berpacaran dengan istrinya Khusnull sejak tahun 2021.
"Selama pacaran hanya lewat Hp saja untuk bisa membagi waktu. Jarang malam mingguan," katanya.
Setelah sama-sama merasa cinta, dirinya mengajak keduanya untuk menikah di malam yang bersamaan, namun keduanya tidak tahu akan dimadu. Sehingga pada tanggal 20 Juli menikah dan akad pernikahan dilaksanakan tanggal 26 Juli di rumahnya dan disaksikan oleh warga.
"Saya tidak kasih tahu. Setelah di rumah keduanya baru tahu mereka dimadu," ujarnya.
"Kita sama-sama pernah menikah, Namun telah cerai," katanya.
Sementara, Khusnul mengatakan, bahwa saat dibawa lari untuk menikah dia tidak tahu akan ada madunya. Namun, ia hanya bisa menerima jodohnya itu dengan baik.
"Namanya jodoh, saya akan jalani saja. Saya tahu setelah di rumahnya," ujarnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 447 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 363 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 308 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun