Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 19 Agustus 2026
Viral Papan Reklame Covid-91, Ini Jawaban Pemkab Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah video viral di media sosial menunjukkan papan reklame yang berlokasi di simpang patung Ir Soekarno, Kediri Tabanan berisi tulisan Covid-91.
Sontak tulisan pada papan reklame yang berukuran sekitar 3x5 meter itu membuat heboh warga yang melihat. Setelah viral, Pemerintah Kabupaten Tabanan akhirnya mencopot papan reklame tersebut pada Selasa, (17/8). Seorang warga sekitar, Rafa, 20 tahun menyebutkan ia telah beberapa hari memperhatikan papan reklame tersebut.
“Sempat viral di Instagram,” ujarnya, Selasa (17/8).
Pada papan reklame tersebut berisi visi dari pemerintah Kabupaten Tabanan, yakni Tabanan Era Baru. Serta ajakan untuk berbelanja di mitra UMKM Tabanan.
Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya saat dimintai konfirmasi soal baliho Covid-19 salah tulis itu enggan berkomentar.
“Soal itu, saya tidak mau,” katanya setelah memimpin apel peringatan HUT RI ke-76 di kantor Bupati Tabanan.
Kepada Badan Keuangan Daerah Anak Agung Gede Dalem Trisna membantah jika papan reklame itu dipasang oleh pihaknya.
“Ada pihak lain yang pasang untuk kepentingan bisnis,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan, papan reklame yang berhasil mencuri perhatian masyarakat ini akhirnya dicabut. “Kami pastikan sudah dicabut,” ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4577 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2379 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2036 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1641 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1080 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun