Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
Vaksin AstraZeneca Terbukti Masih Mampu Lawan Varian Delta
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kedua dosis vaksin COVID-19 dinyatakan para ahli tetap merupakan cara terbaik untuk melindungi diri dari virus varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India dan sekarang dominan di Inggris.
Melansir BBC, Jumat (20/8/2021), vaksin AstraZeneca, meskipun awalnya dinilai kurang efektif, menawarkan perlindungan tinggi yang sama seperti Pfizer-BioNTech setelah dilakukan penelitian terbesar selama empat hingga lima bulan.
Tetapi para peneliti percaya bahwa vaksin AstraZeneca "hampir pasti setidaknya sebagus yang lain". Mereka menganalisis dua setengah juta hasil tes dari 743.526 peserta dalam survei infeksi rumah tangga COVID-19 di Inggris - yang dipimpin oleh Universitas Oxford dan Kantor Statistik Nasional.
Vaksin Pfizer-BioNTech memiliki efektivitas 93% terhadap infeksi bergejala dalam kurun waktu selama dua minggu setelah menerima dosis kedua, dibandingkan dengan 71% dari Oxford-AstraZeneca.
Namun, seiring waktu, efektivitas Pfizer-BioNTech menurun sementara Oxford-AstraZeneca sebagian besar tetap sama. Meski demikian, Prof Sarah Walker dari Universitas Oxford, mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk khawatir.
"Organisasi Kesehatan Dunia menetapkan standar 50% dan kami jauh di atas itu," katanya.
"Kedua vaksin ini masih bekerja sangat baik melawan varian Delta."
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun