Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Vaksin AstraZeneca Terbukti Masih Mampu Lawan Varian Delta
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kedua dosis vaksin COVID-19 dinyatakan para ahli tetap merupakan cara terbaik untuk melindungi diri dari virus varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India dan sekarang dominan di Inggris.
Melansir BBC, Jumat (20/8/2021), vaksin AstraZeneca, meskipun awalnya dinilai kurang efektif, menawarkan perlindungan tinggi yang sama seperti Pfizer-BioNTech setelah dilakukan penelitian terbesar selama empat hingga lima bulan.
Tetapi para peneliti percaya bahwa vaksin AstraZeneca "hampir pasti setidaknya sebagus yang lain". Mereka menganalisis dua setengah juta hasil tes dari 743.526 peserta dalam survei infeksi rumah tangga COVID-19 di Inggris - yang dipimpin oleh Universitas Oxford dan Kantor Statistik Nasional.
Vaksin Pfizer-BioNTech memiliki efektivitas 93% terhadap infeksi bergejala dalam kurun waktu selama dua minggu setelah menerima dosis kedua, dibandingkan dengan 71% dari Oxford-AstraZeneca.
Namun, seiring waktu, efektivitas Pfizer-BioNTech menurun sementara Oxford-AstraZeneca sebagian besar tetap sama. Meski demikian, Prof Sarah Walker dari Universitas Oxford, mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk khawatir.
"Organisasi Kesehatan Dunia menetapkan standar 50% dan kami jauh di atas itu," katanya.
"Kedua vaksin ini masih bekerja sangat baik melawan varian Delta."
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 549 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 405 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 402 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan