Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 1 Agustus 2026
Ketua LPD di Gianyar Gantung Diri, Tinggalkan Pesan di WA
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Peristiwa gantung diri terjadi di pondokan tegalan Banjar Ked, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, Minggu (29/8/2021).
Korbannya I Ketut Doblet Antara yang menjabat Ketua LPD Ked. Peristiwa ini diketahui sekitar pukul 15.00 WITA. Sebelum meninggal dunia, korban sempat mengirim pesan singkat ke anaknya.
Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Sudita mengatakan korban gantung diri di pondokan tegalan miliknya sendiri. Pertama kali diketahui oleh anaknya.
Peristiwa gantung diri ini terjadi setelah korban komunikasi melalui Video Call dengan anaknya yang tinggal di Denpasar pukul 11.00 WITA.
"Kemudian korban mengirim pesan melalui WhatsApp dengan kata-kata ; gst ayu rada kak sing maan bin nepukin ayu kanggoang amone kak hidup kak bingung ngalih jalan buntu pragat nenek ngomel mai pelih keme pelih nah amone kak
mebesen jak ayu nah ayu ampurang kak yu"
"jani kak mepamit jak eayu ajak jero eka jak gst ngurah kak ngidih pelih jakh meme jak gd nah gede suud mento minum jak ngeroko runguang meme. pak udah gagal menjalani hidup rahayu keluarga jak onyang tabah ngih????????????di lpd bapak sing mutang ane 2jr iwe susan nganggo pisne pak ngelah pis sig men santi 500000 ribu"
Selanjutnya pesan WhatsApp tersebut diteruskan oleh anak pertama ke anak kedua.
"Anak korban langsung menuju ke pondok (TKP) sampai di pondok ketemu dengan warga lain, kemudian langsung menuju pintu kamar pondokan dan mendobrak dengan cara ditendang, setelah terbuka Saksi melihat Korban sudah dalam keadaan tergantung dengan menggunakan seutas tali plastik," jelas Kapolsek AKP Ketut Sudita.
Heboh kejadian tersebut membuat sejumlah warga warga berdatangan dan langsung membawa korban ke rumahnya. Sekitar pukul 19.00 WITA korban langsung dikuburkan di kuburan Banjar Ked, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Gianyar.
Menurut keterangan Saksi 1, posisi tali simpul hidup menghadap keselatan, kaki menjinjit menyentuh lantai, lidah tidak menjulur, keluar air liur dan air mani.
"Tidak terdapat luka tanda kekerasan pada tubuh korban," tegas AKP Ketut Sudita.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun