Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Upacara Adat Tanpa Izin Saat PPKM Bisa Ditindak
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pelaksanaan upacara adat dan agama di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat menjadi sorotan publik.
Pasalnya, sejumlah pejabat penting telah mengimbau agar pelaksanaan ditunda untuk mencegah penularan Covid-19. Terkait hal itu, Dandim 1611/ Badung Kolonel Inf. Made Alit Yudana menerangkan akan bertindak secara terukur terhadap kegiatan upacara yang tidak memiliki izin.
"Kita akan tindak. Kan di situ ada desa adatnya yang mengatur, kemudian Babinsa dan Babinktibmas, kalau tidak ada laporan melaksanakan kegiatan, kita akan tegur, akan tindaklanjuti. Sementara belum ada laporan untuk itu," terangnya yang ditemui dalam peresmian Gedung MDA Badung, Rabu (1/9) di Kelurahan Kerobokan, Badung.
Dia mengatakan, penertiban penerapan prokes semakin gencar dilakukan TNI, Polri, Satpol PP dan instansi terkait lainnya. Apapun status PPKM di Bali, penertiban itu tetap gencar dilakukan.
"Selama Covid-19 belum ada obatnya, tugas TNI itu menegakkan disiplin protokol kesehatan," ujarnya.
Selain penertiban prokes, pengananan pandemi di Denpasar dan Badung juga dilakukan dengan menyediakan tempat isolasi terpusat dengan kapasitas yang memadai.
Dandim mengatakan, di wilayah Denpasar dan Badung terdapat 16 tempat isolasi terpusat, yang tersebar delapan titik di masing-masing daerah.
Dia menyebutkan bahwa isolasi terpusat cukup efektif dalam menekan penularan Covid-19.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan