Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Viral Penampakan Rambut Keluar dari Makam 100 Tahun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria di California lari ketakutan setelah melihat benda warna hitam keluar dari malam berusia 100 tahun di Pemakaman Katolik Saint Joseph di Sacramento.
Menyadur New York Post Minggu (19/9/2021), pria ini sangat yakin jika benda yang ia lihat adalah rambut asli yang 'nongol' dari balik makam. “Ketika saya pertama kali melihatnya, saya terkejut – saya tidak yakin apa yang saya lihat itu nyata,” kata Joel Morrison kepada Jam Press.
"Benar-benar menjijikkan", ujarnya, menggambarkan apa yang dia temukan di Pemakaman Katolik itu. “Setelah diperiksa lebih dekat, saya menyadari bahwa itu pasti rambut manusia yang keluar dari kuburan,” tambah pria berusia 37 tahun itu.
Video TikTok menunjukkan batu nisan kuno yang berusia sekitar satu abad dengan rambut tebal dan kusut yang keluar dari celah seperti adegan Halloween.
"Ada rambut orang yang keluar dari celah," seru Morrison kaget, sebelum melepaskan sumpah serapah. Videonya langsung diramaikan dengan banyak komentar, termasuk berbagai dugaan yang masuk akal.
“Kalian semua: ini pasti bisa terjadi, terutama setelah banjir besar dan hujan,” kata salah satu warganet. "Ini, sayangnya, bisa membawa mayat."
"Sepertinya mereka dikubur di dekat pohon," tulis yang lain. “Seorang direktur pemakaman pernah menyarankan untuk mengubur jenazah di dekat pohon karena hal seperti ini mungkin terjadi.”(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5557 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan