Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
14 Rumah di Melaya Terendam Banjir Sepinggang Orang Dewasa
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Air sungai Tukadaya meluap pada Jumat (24/09/2021) mengakibatkan belasan rumah milik warga Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Melaya Jembrana terendam air setinggi sekitar 1 meter.
Menurut penuturan sejumlah warga, hari Kamis sekitar pukul 23.00 WITA air mulai naik ke pemukiman warga. Air yang awalnya hanya menggenangi halaman rumah, perlahan naik hingga masuk ke dalam rumah. Puncaknya, air merendam rumah hingga sepinggang orang dewasa.
"Lumayan lama surutnya. Karena air terus naik keluarga lari ke tetangga," ujar Handoyo, warga yang rumahnya terendam banjir.
Selain air sungai meluap, banjir ini juga dipicu oleh air laut pasang secara bersamaan. Sehingga air sungai tidak bisa mengalir ke laut.
"Waktu banjir nggak ada hujan, mungkin di atas (hulu sungai) hujan, di muara air laut pasang," ungkapnya.
Menurut Kelian Banjar Pebuahan, Kanzan banjir yang terjadi di Banjar Pebuahan, selain merendam pemukiman warga di pesisir, juga terjadi di Banjar Pebuahan utara, dekat jembatan Tukadaya.
“Luapan air menggenangi delapan rumah warga karena luapan air dari sungai. Sehingga total ada 14 rumah yang terdampak banjir di Banjar Pebuahan,” ucapnya.
Untuk mempercepat proses pembersihan terhadap beberapa rumah warga yang terdampak banjir Personel dari BPBD Jembrana, Koramil negara, Yonif mekanis 741/ polsek negara, Kecamatan Negrara melaksanakan gotong royong untuk membantu atau meringankan.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 502 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 368 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 313 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 312 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun