Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 26 Juni 2026
Lari Maraton 10 Kilometer, Puri se-Bali Gandeng Pemkab Karangasem
Kampanye Sampah Plastik
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Paiketan Puri se-Bali mengadakan kegiatan Kampanye Anti Sampah Plastik dengan menyelenggarakan lomba lari maraton 10 Kilometer yang diikuti oleh kurang lebih 30 orang peserta.
Adapun lomba lari maraton tersebut akan mengambil rute start dari depan Puri Karangasem menuju Kecamatan Abang dan terdapat tempat Refresman yang berlokasi di objek wisata Taman Tirta Gangga.
Kampanye anti sampah plastik yang baru pertama kali diselenggarakan bersinergi dengan Pemda Kabupaten Karangasem tersebut dalam rangka untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya hidup bersih tanpa sampah plastik yang dilepas secara langsung oleh Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa bertempat di Puri Agung Kanginan Karangasem, Selasa, (28/09/2021).
Manggala Puri Agung Karangasem, Anak Agung Bagus Parta Wijaya didampingi Koordinator Pawongan Puri Agung Karangasem, Anak Agung Made Kosalia, mengatakan, pihak panitia akan memberikan reward kepada setiap masyarakat yang ikut berpartisipasi sebagai bentuk penghargaan atas antusias masyarakat yang ikut serta berpartisipasi dalam acara ltersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem, Artha Dipa mengatakan, upaya ini adalah bagian dari pembersihan sampah di daerah. Menurutnya, masyarakat menginginkan aksi nyata, dimana kegiatan ini harus bisa memberikan rasa bersih pada masyarakat.
Kegiatan pembersihan sampah plasti ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Untuk itu, Pemerintah sangat mendukung gerakan ini. Karena gerakan ini mengedukasi masyarakat.
“Komitmen komitmen seperti ini, mari kita jaga, dalam mewujudkan Karangasem yang bersih dan sehat, bebas sampah plastik,” imbuhnya.
Reporter: Humas Karangasem
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun