Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
bukaPO Dapat Pendanaan USD 200 Ribu dari Bali Investment Club
Didirikan Saat Pandemi dan Ekonomi Bali Minus 12%
BERITABALI.COM, DENPASAR.
bukaPO, sebuah social commerce platform pertama di Bali yang diciptakan untuk membantu para usaha mikro yang terdampak pandemi ini mendapatkan pendanaan sebesar USD 200,000 dari Bali Investment Club, perusahaan investasi yang fokus pada investasi berdampak sosial.
bukaPO secara resmi diluncurkan pada bulan Desember 2020 dan hingga saat ini sudah hampir 400 penggiat usaha makanan dan minuman rumahan telah bergabung dengan bukaPO serta berhasil menjual lebih dari 20.000 pesanan.
Melalui konsep pre-order, para pengusaha mikro dapat mengurangi risiko keuangan dan dengan sistem mereka juga tidak perlu menyimpan bahan baku dalam jumlah yang besar.
Founder & CEO bukaPO Olaf Purvis dan Co-Founder Andy Adrian mengatakan bukaPO berkomitmen untuk menggunakan dana tersebut agar dapat membuat dampak sosial dan ekonomi yang lebih besar lagi bagi para micropreneur di Bali dengan menyediakan edukasi, cloud kitchen serta membangun ekosistem yang sehat melalui program “Gotong Royong”.
Managing Partner Bali Investment, Club Tom Courly and Nicolo Gastiglione berkomentar bahwa mereka sangat bangga dapat mendukung bukaPO karena konsepnya yang bisa memberdayakan serta membantu komunitas di Bali dan terbukti telah bertumbuh secara organik di masa yang sangat sulit.
Mereka juga berharap agar dengan pendanaan ini, bukaPO dapat menjadi insiprasi bagi entrepreneur lain di Bali untuk menciptakan sebuah bisnis yang lebih berdampak secara sosial dan ekonomi.
Bali Investment Club adalah sebuah perusahaan investasi yang berfokus dalam pendanaan dan membantu mentoring untuk para entrepreneurs yang usahanya dapat memberikan dampak social bagi komunitas disekitarnya.
Selain itu, bukaPO sudah terlebih dahulu mendapatkan pendanaan dari beberapa social impact angel investor yaitu David Dharma Thomas mantan Managing Director of JP Morgan dan Delia Kirana the CEO of Wiryamanta.
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4731 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2536 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2176 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1793 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1219 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun