Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Menkes Pantau Varian Baru Covid-19 Masuk Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan akan memantau secara ketat masuknya varian baru ke Indonesia untuk mencegah lonjakan Covid-19 di akhir tahun karena libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Menkes Budi yakin bahwa pihaknya bisa mendeteksi varian baru lewat 12 laboratorium genom squencing yang sudah dimiliki Indonesia.
"Sekarang dengan memiliki 12 genom squencing lab, strategi yang utama adalah bagaimana jangan sampai varian baru masuk, dan kita monitor ketat jangan sampai masuk, sehingga orang tertular sehingga orang masuk rumah sakit," ujar Menkes Budi dalam konferensi pers Anggaran Program PEN 2021, Selasa (26/10/2021) dikutip dari Suara.com.
Ia menambahkan, meskipun laju vaksinasi Covid-19 di Indonesia berkembang pesat, namun kata Menkes Budi, hal ini bukanlah jaminan kasus Covid-19 tidak akan kembali melonjak di tanah air.
Menkes Budi lantas mencontohkan berbagai negara dengan laju vaksinasi tinggi, namun mengalami kenaikan kasus akibat adanya varian baru virus corona. Beberapa negara itu di antaranya Singapura, Inggris, Israel dan Amerika Serikat.
"Kenapa mereka naik karena varian baru, varian Delta dan di Inggris itu ada sub varian, jadi mutasi dari varian delta yang namanya AY.4.2 yang sedang naik tinggi," ungkap Menkes Budi.
Beruntung sub varian AY.4.2 lewat pemeriksaan genom squencing belum ditemukan masuk ke Indonesia. Ia lantas menjelaskan beberapa varian yang paling banyak ditemukan di Indonesia, yakni varian Delta, AY 23, AY 24. Adapun AY.24 saat ini sedang merambah di Singapura, dan perkembangnya harus dipantau secara ketat.
Jika memantau varian baru adalah pencegahan hulu, maka Menkes Budi juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan mencegah lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi.
Sehingga ia menekankan kepada masyarakat agar tidak euforia yang berlebihan, merasa menyepelekan karena Covid-19 sudah terkendali.
"Kalau nggak mau ulangi kesalahan yang sama jangan euforia berlebihan, langsung jalan-jalan, langsung ke mall, masuk ke kafe ramai karena masih bisa naik lagi," pungkas Menkes Budi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4693 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2352 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan