Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
86 Kali Gempa Terjadi di NTB Selama Sepekan
BERITABALI.COM, NTB.
Katalog yang memuat persebaran gempa (Seismisitas) di wilayah NTB dan sekitarnya yang tercatat dan teranalisa oleh Stasiun Geofisika Mataram pada Minggu keempat periode 22 – 29 Oktober 2021 telah terjadi gempa bumi sebanyak 86 kejadian.
Kejadian gempa itu didominasi oleh kejadian dengan Magnitudo <3.0 dan kedalaman dangkal <60 Km. Dari 86 kejadian tersebut terdapat 1 kejadian gempabumi yang dirasakan sekitar wilayah Nusa Tenggara Barat.
Kejadian gempa bumi yang terjadi pada 8.58 LS - 116.07 BT tanggal 28 Oktober 2021 pukul 20.48.00 WITA dengan M 2.8 dan kedalaman 10 km dirasakan di Lombok Barat dan Mataram III MMI.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi menjelaskan berdasarkan analisa gempa bumi di wilayah NTB dan sekitarnya Minggu Keempat Periode 22 - 29 Oktober 2021 dikelompokkan menjadi 4 bagian. Yaitu gempabumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempabumi dan dominasi sumber gempa bumi.
Adapun uraiannya adalah, berdasarkan Grafik Frekuensi Kejadian Gempabumi Minggu Keempat Periode 22 - 29 Oktober 2021 terlihat kejadian gemp abumi terbanyak pada tanggal 27 Oktober 2021 sejumlah 16 Kejadian
Berdasarkan besar magnitudonya gempa dengan M < 3 sebanyak 65 kejadian, gempa dengan 3 ≤ M ≤ 5 sebanyak 21 kejadian dan tidak terdapat kejadian untuk gempa dengan M > 5.
Pada tanggal 27 Oktober 2021 mendominasi kejadian gempabumi di Minggu Keempat Periode 22 - 29 Oktober 2021 dengan jumlah 12 kejadian pada rentang M < 3.
Berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan kedalaman < 60 km sebanyak 74 kejadian, gempa bumi dengan 60 km ≤ D ≤ 300 km sebanyak 12 gempa bumi dan terdapat tidak kejadian gempabumi dengan kedalaman > 300 Km.
Dan berdasarkan kondisi Seismisitas Wilayah NTB dan Sekitarnya Minggu Keempat Periode 22 - 29 Oktober 2021 aktivitas gempa bumi didominasi di daerah sumber gempa bumi Sesar Mendatar Selat Sumbawa dan Sesar Lokal Mataram.
Ardhi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ujar Ardhi.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1349 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1032 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 873 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 777 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik