Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Teknologi Bugar Gembur Tanah Dongkrak Produksi Padi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (FP-Unwar) memperkenalkan teknologi Bugar Gembur Tanah (BGT) untuk meningkatkan hasil produksi padi.
Teknologi BGT merupakan penerapan konsep pertanian organik yang terbukti dapat menghasilkan produksi padi yang lebih tinggi dibandingkan dengan pertanian secara anorganik.
Teknologi BGT juga telah diujicobakan di Subak Samsaman yang terletak di Desa Kukuh Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan dalam program Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
“Penerapan Teknologi BGT dapat meningkatkan hasil padi sebesar 22,45% dibandingkan dengan penerapan anorganik dan juga terjadi peningkatan produktivitas lahan dari kondisi tanah padat liat menjadi gembur,” kata Ketua PKM FP-Unwar Ir. Ketut Agung Sudewa, MSi didampingi anggota tim Ir. Yan Tonga, MSi dan Ir Gede Sutapa MP dalam keteranganya di Denpasar pada Jumat (29/10).
Menurut Sudewa, upaya meningkatkan produksi padi dan produktivitas lahan dengan pertanian organik sangat diharapkan oleh Petani. Kegiatan pertanian organik juga merupakan salah satu upaya mewujudkan kawasan subak organik dan hal ini juga sejalan dengan program dari Provinsi Bali yang akan mengeluarkan Perda Sistim Pertanian Organik.
Ia menambahkan kegiatan pertanian anorganik selama ini telah menyebabkan kondisi tanah menjadi liah dengan pH yang asam. Penggunaan pestisida yang berlebihi selama ini juga telah membunuh mikroorganisme pengurai yang ada di dalam tanah yang menyebabkan tanah menjadi padat dan pH nya sangat rendah.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 570 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan