Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Demi 'Selamatkan' dari Varian Omicron, Dokter Bunuh Keluarga
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang dokter di Kanpur, India mengalami ketakutan berlebihan pada varian baru covid-19, Omicron.
Dokter bernama Sushil Kumar merupakan seorang yang bekerja sebagai profesor kedokteran forensik di Rama Medical College.
Melansir India Times, dokter itu diduga memiliki ketakutan berlebih terkait Covid-19 varian baru, Omicron dan menjadikan hal itu sebagai alasan untuk melakukan pembunuhan.
Usai menghabisi nyawa keluarganya, ia lalu menelepon saudaranya dan meminta untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Peristiwa mengerikan dokter bunuh keluarga terjadi di Apartemen Divinity di Indira Nagar.
Mengutip Batamnews.co.id, anggota keluarga yang dibunuh oleh sang dokter adalah istrinya, Chandraprabha (48), seorang putra, Shikhar yang masih berusia 18 tahun serta putri kecil mereka yang masih duduk di kelas 10.
Polisi menemukan cacatan bertuliskan: Saya muak menghitung mayat dan tidak ada yang akan terhindar dari Omicron. Dalam catatan tersebut sang dokter juga menulis bahwa dirinya telah menyelamatkan semua orang dari rasa sakit.
Sushil menyebut bahwa keluarganya itu menderita penyakit yang tidak ada obatnya. Karena hal itu dirinya pun memutuskan untuk 'menyelamatkan' mereka dengan cara membunuhnya.
Ketika saudara yang telah diteleponnya itu datang, dia menemukan mayat dari saudara ipar dan dua keponakannya. Di dekat mayat tersebut terdapat sebuah palu yang digunakan untuk menghabiskan nyawa keluarga sang dokter.
Sayangnya tidak dijelaskan lebih lanjut bagaimana kejadian setelahnya. Namun ini merupakan kasus pembunuhan pertama terkait varian baru virus Corona.
Walaupun sebenarnya belum ada kematian akibat Omicron yang dilaporkan di India, namun setidaknya ada 5 kasus yang telah dikonfirmasi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun