Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 25 Agustus 2026
Airlangga Sebut Omicron Ancam Pemulihan Ekonomi Bali
Penyebaran Lebih Cepat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengajak masyarakat Bali mewaspadai sebaran Covid-19 Varian Omicron yang telah masuk ke Indonesia.
Dinamika sebaran virus ini menurutnya bisa mengganggu pemulihan ekonomi Bali, yang saat ini masih paling lambat di antara daerah lain di Indonesia.
"Omicron sekarang sudah di 88 negara, termasuk Indonesia, sehingga ini yang harus membuat kita waspada," tutur Airlangga dalam pelantikan Pengurus DPD Golkar Provinsi Bali, Kamis (16/12) petang di Kantor DPD Golkar Provinsi Bali, Jl. Surapati, Denpasar.
Tentang Omicron, Airlangga yang juga Ketum Golkar ini menyebut sebarannya lebih cepat empat kali lipat dengan varian Delta. Namun pengalaman beberapa negara, seperti Afrika Selatan, tingkat kematian akibat Omicron lebih rendah dibanding varian Delta.
Kendati demikian, dia menyebut kehadiran Omicron akan memberi tekanan kepada rumah sakit. Sehingga wajib diperhatikan ketersediaan oksigen.
"Intinya kita jaga protokol kesehatan," ucapnya.
Dia juga menyinggung antisipasi penularan Omicron dari mobilitas masyarakat saat libur akhir tahun, salah satunya Natal dan Tahun Baru 2022.
Berkaca kepada sejumlah momen sebelumnya, yakni Nataru pada Maret 2020, dan Lebaran pada Juli 2020, terjadi kenaikan kasus. Maka dia menyebut, Nataru tahun 2022 ini menjadi taruhan perbaikan ekonomi, khususnya untuk Bali.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4654 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2457 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2101 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1711 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1142 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun