Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
PHDI Denpasar Usul Pengelolaan Sampah Hingga Biopori di Pura
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pengurus PHDI Kota Denpasar bersama Wakil Wali Kota Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa bertemu perdana pada Senin (20/12) di Kantor Wali Kota Denpasar.
Pertemuan itu membahas sejumlah isu strategis dalam mewujudkan kesejahteraan umat sesuai visi PHDI, diantaranya pengelolaan sampah hasil dari persembahyangan maupun upacara agama.
Ketua PHDI Kota Denpasar, Nyoman Kenak didampingi Sekretaris Made Arka, menyampaikan agar ada upaya konkret terkait pengelolaan sampah, khususnya di pura.
"Ada yang bilang Hindu menyumbang banyak sampah, itu sebetulnya tidak sepenuhnya benar. Kami mohon dukungan dari pemerintah, selama ini kami sudah sosialisasi kepada masyarakat," tuturnya.
Sejalan dengan hal itu, pihaknya telah menginisiatifkan pembuatan biopori di pura-pura di Denpasar, yang difungsikan tempat pembuangan sampah organik, sekaligus serapan air hujan.
Sementara ini, belum banyak pura yang memiliki biopori, salah satunya Pura Agung Jagatnatha. Sementara Made Arka menambahkan agar di pura disediakan area teba yang merupakan tempat pengelolaan sampah.
Terkait keluh kesah para pengurus PHDI Denpasar, Wawali langsung merespon dengan menginstruksikan jajaran untuk mengagendakan rapat bersama. Namun yang pasti, dia memiliki semangat yang sama dalam menciptakan lingkungan bersih.
"Inggih, dalam satu dua hari ini akan kami agendakan rapat khusus membahas ini," ungkapnya.
Dia sepakat bahwa pengelolaan sampah upacara harus diatur dengan serius. Salah satu hal yang ingin dia lakukan adalah menambah tempat sampah di pura-pura, serta mempercepat pengambilan sampah. Tumpukan sampah umumnya terjadi pada hari-hari besar keagamaan.
Hal lainnya, pertemuan itu juga membahas berita viral yang melibatkan sulinggih, serta simbol-simbol Hindu dan Adat Bali yang tak sesuai peruntukan, serta fenomena krama adat yang ngamen.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 475 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 379 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 314 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan