Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Tahun Keemasan Jembrana di 2026, Pemuda Diminta Siapkan Diri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba meminta generasi muda mempersiapkan diri untuk menyambut tahun keemasan Jembrana yang diprediksi pada 2026 mendatang.
Ia menyebut Jembrana akan mencapai tahun emasnya di tahun 2026.
"Persiapkan diri kalian dari sekarang. Jadilah generasi muda yang tekun, kreatif dan aktif. Pada tahun emasnya Jembrana nanti diperkirakan jutaan masyarakat akan berkunjung ke Jembrana tiap tahunnya. Pemerintah saat ini sudah menyiapkan dari segi pembangunan maupun SDM kita nanti," terangnya saat membuka dan sekaligus sebagai pembicara dalam acara Festival Dusun 2021 yang kembali digelar di Banjar Moding Desa Candikusuma Kecamatan Melaya, Senin (20/12/2021).
Untuk itu, Tamba mengajak masyarakat khususnya remaja Jembrana agar mengikuti kegiatan tersebut dengan serius. Festival yang digagas Komunitas Kertas Budaya Jembrana dibawah naungan I Wayan Udiana dan Komunitas Dusun Senja itu, digelar selama tiga hari mulai Senin 20 Desember 2021 hingga Rabu 22 Desember 2021.
Bupati Tamba usai membuka Festival Dusun memberikan apresiasi serta mendukung penuh kegiatan tersebut. Menurutnya banyak hal positif yang bisa didapatkan dari festival dusun itu sendiri.
"Kegiatan ini sangat positif untuk diikuti, apalagi diselenggarakan oleh seniman - seniman Jembrana. Kegiatan ini bisa menjaring dan menemukan bakat dari peserta remaja Jembrana. Diselenggarakan di dusun juga mengajarkan kita agar lebih cinta terhadap alam dan sekitar," kata Tamba.
I Wayan Udiana yang akrab disapa Nanok da Kansas, selaku panitia dan koordinator dalam penyelenggaraan Festival Dusun mengatakan, Komunitas Kertas Budaya berkolaborasi dengan Komunitas Dusun Senja untuk memetakan sekaligus menggali potensi yang ada di dusun.
"Pada Festival Dusun yang kelima ini, kami dari Komunitas Kertas Budaya dan Komunitas Dusun Senja, dibantu oleh Sekeha Teruna Teruni (STT) Kusuma Bhakti Desa Moding Kaja serta warga Moding Kaja, termasuk dibantu serta dihadiri sejumlah mahasiswa Prodi Seni dan Bahasa Undiksa Singaraja," ujar pria yang akrab Nanoq da Kansas tersebut.
Dalam festival dusun ini tambahnya, sebelumnya panitia membuka bagi siapapun bisa datang untuk berpartisipasi sebagai peserta ataupun pengunjung. Para peserta Festival Dusun dibebaskan untuk membuat karya di Dusun Senja atau membawa karya yang telah disiapkan.
Menurut Nanoq, karya yang dimaksud yakni karya seni seperti teater, cerita , puisi, musik, tari, film, foto dan lainnya. Termasuk juga kuliner (makanan atau jajanan khas dusun), barang kerajinan, barang industri kreatif dan sejenisnya.
"Di Festival Dusun ini tersedia panggung kecil. Disamping itu juga ada halaman rumah, kebun atau tegalan, jalan , sound sistem sederhana, lampu penerangan sederhana, layar, proyektor serta tenaga membantu peserta untuk proses karya di tempat dan menyiapkan pameran,"pungkasnya.
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6617 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5608 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3515 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan