Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 11 Juli 2026
Truk Tergelincir dan Puluhan Kendaraan Tergencet
BERITABALI.COM, DUNIA.
Truk tergelincir, puluhan kendaraan tergencet, pada Kamis pagi di sepanjang jalan berlapis es antar negara bagian di Wisconsin barat. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 5:45 pagi di jalur timur dan barat di I-94 dekat kota Northfield di Jackson County.
Patroli Negara Bagian Wisconsin mengtakan dalam sebuah pernyataan, tidak ada laporan korban jiwa dalam kecelakaan ini.
Mereka tidak menyebut kecelakaan itu sebagai tabrakan beruntun tapi sebagai "beberapa tabrakan sekunder di sekitar tabrakan yang lebih besar."
"Beberapa lusin kendaraan mendorong penutupan di kedua sisi jalan raya. Penutupan itu diperkirakan akan berlangsung hingga malam hari," kata patroli negara bagian itu.
Hujan di musim dingin membuat jalan tol berlapis es sehingga jalanan menjadi sangat licin dan mempengaruhi lalu lintas di sepanjang jalan antar negara bagian itu.
Afiliasi NBC WEAU dari Eau Claire melaporkan sebuah semi-trailer terbakar dan jalan antar negara bagian tidak dapat dilewati antara Osseo dan Northfield.
Dilaporkan ada sekitar 20 luka ringan. Kecelakaan itu melibatkan 15 hingga 20 truk semi-trailer, WEAU melaporkan.
Kecelakaan ini terjadi sehari menjelang Natal, di mana musim dingin selalu menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara harus berhadapan dengan salju dan es.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3651 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1318 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1219 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun