Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Penyebab Kelahiran Prematur Seperti Yang Dialami Lesti Kejora
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Penyanyi dangdut Lesti Kejora dikabarkan telah melahirkan anak pertamanya dengan Rizky Billar. Namun diperlu diketahui bahwa Lesti harus melahirkan lebih cepat yakni di usia menginjak 8 bulan. Ketahui penyebab kelahiran prematur seperti yang dialami Lesti Kejora.
Sebelumnya, Lesti mengaku sempat merasakan sakit pada bagian perut dan mendapati flek sehingga harus dirawat di RSU Bunda Jakarta untuk menjalani proses perawatan. Ia harus menjalani persalinan di usia kehamilan 34 minggu dengan cara caesar. Apa penyebab kelahiran prematur?
Berikut beberapa penyebab kelahiran prematur yang bisa dialami ibu hamil.
Penyebab Kelahiran Prematur
Kelahiran prematur adalah kelahiran bayi sebelum usia 37 minggu lebih awal dari hari perkiraan lahir. Kondisi kelahiran prematur terjadi ketika kontraksi rahim yang berakibatkan terbukanya leher rahim (serviks).
Bayi yang terlahir prematur rentan mengalami masalah kesehatan setelah lahir dan tidak jarang dapat menyebabkan kematian pada bayi. Ada berbagai macam penyebab bayi lahir secara prematur antara lain:
1. Infeksi
Faktor pertama dari bayi lahir secara prematur adalah terjadinya infeksi pada kelamin atau pun saluran kemih sang ibu. Infeksi berbahaya bagi janin yang tumbuh, dapat mengakibatkan ketuban pecah dan tentunya dapat mengancam nyawa bayi yang lahir. Jika hal ini tidak segera mendapatkan penanganan, bayi lahir prematur dapat mengalami cacat.
2. Penyakit dan Gaya hidup Sang Ibu
Ibu hamil menderita berbagai penyakit kronis seperti sakit ginjal, diabetes, sakit jantung, tekanan darah tinggi memiliki risiko mengalami kelahiran prematur.
Tidak hanya penyakit yang diderita, gaya hidup juga berpengaruh terhadap kelahiran sang bayi seperti kebiasaan merokok, penyalahgunaan NAPZA, dan mengalami stres.
3. Penyebab lainnya
Selain itu, ada berbagai kondisi yang membuat berisiko kelahiran prematur seperti kelahiran kembar, kehamilan bayi tabung, mengalami aborsi atau keguguran sebelumnya, hamil dengan jarak kurang dari 6 bulan dari kehamilan sebelumnya.
Gejala Kelahiran Prematur
Dikutip dari Alodokter, berikut ini adalah gejala-gejala seorang ibu yang mengalami kelahiran prematur antara lain:
- Kontraksi setiap 10 menit
- Nyeri punggung dan kram bagian perut
- Pendarahan
- Mengalami mual, muntah dan diare
- Vagina mengeluarkan cairan dan lendir terlalu banyak
Demikian adalah penyebab kelahiran prematur dan gejala kelahiran prematur yang harus diwaspadai. Jika ibu mengalami gejala kelahiran prematur, maka segera berkonsultasi dengan dokter dengan mengunjungi rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3653 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1323 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1221 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1064 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun