Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 12 Juli 2026
Truk Kontainer Terguling Tabrak Pemulung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Diduga akibat mengantuk, sebuah truk kontainer terguling dan menabrak seorang pemulung hingga masuk ke selokan dan tewas dilokasi kejadian, Selasa pagi ( 28/12/2021). Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Fatahillah, Cikarang Barat, area sekitar Terminal Cikarang.
Dalam unggahan akun Instagram @urbancikarang menyebutkan bahwa, truck kontainer bernomor polisi B 9143 TEI bermuatan peti kemas tiba-tiba oleng dan menabrak seorang pemulung yang berada di pinggir jalan.
Truk yang melaju dari arah Cibitung ke Karawang itu bahkan hingga terpisah antara badan dengan kepalanya, dimana peti kemas menutupi separuh badan jalan. Sementara korban pemulung berjenis kelamin pria tewas ditempat dalam posisi masih berada di selokan.
Akibat kecelakaan ini kemacetan pun tak terhindarkan di lokasi kejadian. Dugaan sementara sopir mengantuk hingga menyebabkan truknya oleng dan hilang kendali. Warganet pun turut berkomentar atas peristiwa malang yang menimpa korban.
"Kasihan banget pemulungnya," tulis akun @ellma_***.
"Bayangkan jika pemulung itu kepala keluarga pencari nafkah satu satunya, gimana anak istrinya, ya Allah tolong, " timpal yang lain @ariwidodohuta***.
"Padahal si pemulung gak berniat untuk apa apa dan gak punya salah apa apa," kata akun @fath.s***.
Hingga saat ini polisi masih menangani di lokasi kejadian.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3653 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1323 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1221 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1064 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun