Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Tangkal Hoaks dengan Literasi Media
BERITABALI.COM, NTB.
Lembaga Kantor Berita Antara menggandeng Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar diskusi bersama insan pers di NTB, Selasa (28/12). Agenda yang digelar di Hotel Santika Mataram ini bertema “Peran Media di Tengah Informasi Hoaks di Masyarakat”.
Kepala Biro Antara NTB, Riza Fahriza menjelaskan, peranan insan media melawan informasi hoaks sangat penting. Sehingga dirinya menyadari, harus bersinergi dengan insan pers lainnya guna menangkal hoaks di tengah masyarakat.
“Saat ini media sosial sangat kuat. Masyarakat bisa langsung menelan informasi mentah-mentah, tanpa melihat keakuratan informasi itu,” jelas Riza saat membuka diskusi.
Oleh sebab itu, Riza berharap insan pers, khususnya di NTB bisa berkolaborasi untuk menangkal berita hoaks di tengah masyarakat.
“Makanya kami mengajak teman-teman bantu kami untuk meluruskan informasi hoaks itu yang disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab,” ajaknya.
Sementara pemeriksa fakta senior Mafindo, Dedy Helsyanto mengaku bahwa media, khususnya media lokal dapat memberikan kontribusi banyak bagi kemajuan masyarakat di daerah. Sehingga peran media turut membantu melawan hoaks sangat diharapkan.
"Jika memang ada berita atau informasi hoaks yang kita ketahui, baiknya kita carikan sumbernya dulu agar semuanya jelas. Kita bisa cari tools untuk mencari kebenaran informasi itu, kemudian kita publish di media masing-masing,” pesannya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1408 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik