Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Korem 163 Bersama MBI Bali Gelar Vaksinasi, Warga Antusias
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Korem 163/ Wira Satya bersama Motor Besar Indonesia (MBI) Bali menggelar serbuan vaksinasi Covid-19 di plaza Renon pada Kamis 30 Desember 20021. Kegiatan ini didukung oleh kesehatan Kodam IX/ Udayana yang menerjunkan puluhan vaksinator dan juga petugas kesehatan.
Pada vaksinasi ini disediakan kuota sebanyak 900 sampai 1.000 vaksin, terdiri dari vaksin jenis Astrazeneca dan Sinovac.
Sedangkan peserta vaksinasi mencapai 752. Layanan-layanan ini disambut antusias ratusan masyarakat di Kota Denpasar yang belum di vaksin atau menjalani vaksinasi kedua.
Kepala Kesehatan Kodam IX/ Udayana Kolonel CKM dr. Jusron Iriawan menerangkan di tengah capaian vaksiansi di Bali yang relatif tinggi, layanan vaksinasi tetap penting dilakukan.
Terlebih sasaran vaksinasi di Provinsi Bali terus mengalami peningkatan mulai dari kalangan usia 6 tahu hingga 11 tahun, 12 tahun sampai 17 tahun dan dewasa.
"Bersama MBI kami menggelar serbuan vaksinasi di Plaza Renon, sasarannya seluruh masyarakat yang belum di vaksin yang akan menjalani vaksinasi," ujarnya saat didampingi Kasrem 163/ Wira Satya Ida Bagus Ketut Surya W.
Salah satu peserta, Jero Mangku Wayan Suarta mengatakan, sangat bersyukur dengan layanan vaksinasi yang sifatnya jemput bola ini. Menurutnya hal ini sangat efektif untuk memperluas jangkauan vaksinasi khususnya di Kota Denpasar.
"Ini bagus, penting sekali karena harus jemput bola kamu menunggu masyarakat yang datang ke tempat-tempat vaksinasi mungkin agak lama ya," ujar yang juga pegawai di Plaza Renon Denpasar.
Dia berharap ke depan situasi di Provinsi Bali di tengah pandemi semakin normal dan ekonomi kembali bergeliat. "Kita harap menuju Indonesia sehat," imbuhnya.
Peserta vaksinasi begitu antusias mengikuti vaksinasi, meski harus antre. Kendati demikian, vaksinasi terbilang lancar karena. Tidak ada lagi masyarakat yang merasa cemas maupun takut untuk divaksin, beberapa dari mereka bahkan mengaku yidak merasakan sakit saat disuntik.
Tidak jarang beberapa dari mereka juga mengabadikan momen tersebut dengan pada selfie atau berswafoto maupun dibutuhkan oleh petugas kesehatan.
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli