Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
DKI Masih Menunggu Pemerintah Pusat Untuk WFH
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, sebelumnya teah meminta agar dilakukan WFH selama dua pekan demi menanggulangi penyebaran Omicron. Namun Pemerintah DKI memilih untuk menunggu perintah resmi dari pemerintah pusat.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Riza mengatakan Pemprov DKI Jakarta menunggu kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait hal tersebut.
"Ya itu saran dari Pak Menko, kami dukung. Tapi kami tunggu kebijakannya. Hari ini atau besok akan diputuskan. Kami menunggu dari Satgas, dari pemerintah pusat, dari kementerian terkait, Kemkes, Kemenhub, dan nanti Pak Mendagri juga akan mengumumkan," ucap Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (17/1/2022) malam.
Kemudian, terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di tengah lonjakan kasus Covid-19, Pemprov DKI Jakarta pun menunggu keputusan selanjutnya.
"Iya PTM juga begitu, PTM ini kan dilaksanakan sesuai ketentuan aturan," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, dalam keterangan pers hasil rapat terbatas soal PPKM secara daring di Jakarta, Minggu (16/1/2022), Luhut menegaskan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan merupakan kunci utama menekan laju penyebaran kasus. Meski sistem kesehatan Indonesia sudah cukup siap dalam menghadapi Omicron.
"Pemerintah siap, kalau masyarakat tidak siap, itu juga jadi masalah," katanya di Jakarta, Minggu (16/1).
Sesuai arahan Presiden Jokowi pada ratas, Luhut mengungkapkan meski tetap mengikuti level PPKM berdasarkan assesment yang ada, dia mengimbau masyarakat mulai membatasi aktivitas keluar rumah dan berkumpul yang tidak perlu.
"Ini saya ulangi, kalau tidak perlu kumpul-kumpul, tidak usah kita kumpul. Sama halnya dengan perkantoran, jika seandainya opsi work from home masih tetap mampu menjaga tingkat produktivitas, kita serahkan kepada pimpinan teratas untuk melakukan assesment sendiri. Saya mengimbau opsi tersebut (WFH) bisa diambil," tuturnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6823 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan