Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Setelah NFT KTP dan Selfie, Kini Hadir NFT Koruptor

Rabu, 19 Januari 2022, 12:10 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/Bisnis.com/Setelah NFT KTP dan Selfie, Kini Hadir NFT Koruptor

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Trend pembuatan dan penjualan NFT hingga kini masih ramai dilakukan oleh natizen Indonesia. Bayangan Kesuksesan seperti Ghozali Everyday menjadi mimpi banyak orang. Sehingga berbagai jenis NFT kini masih terus bermunculan. Dari yang biasa hingga di luar nalar seperti KTP.

Setelah munculnya KTP dan NIK dijual menjadi NFT, kini terdapat foto para koruptor Indonesia terpajang di OpenSea. Mereka adalah Miranda S Goeltom, Djoko Susilo, Akil Mochtar, Bupati Boul Amram Batalipu, Setya Novanto dan Nazarudin.

Foto-foto koruptor tersebut dihargai mulai dari 0,05 hingga yang paling mahal, 0,09 Etherium. Di situs OpenSea, foto para koruptor tersebut diunggah oleh akun yang mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi.

NFT foto koruptor ini pun akhirnya viral di media sosial, hingga akhirnya mendapat tanggapan dari KPK. KPK menyatakan pihaknya tidak pernah melakukan kegiatan bersifat komersial untuk memperoleh keuntungan.

KPK tidak pernah membuat akun di marketplace tersebut,” kata plt juru bicara KPK Ali Fikri, Selasa, (18/1/2022).

Ali meminta masyarakat waspada penyalahgunaan nama dan logo KPK. Dia meminta masyarakat untuk melaporkan penyalahgunaan logo itu ke aparat penegak hukum atau call center KPK di 198.

“KPK meminta semua pihak agar tidak menyalahgunakan nama dan logo lembaga KPK untuk kepentingan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ali.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami