Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Paus Bungkuk 8 Meter Terdampar di Perairan Perancak

Selasa, 14 Juli 2026, 22:04 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Paus Bungkuk 8 Meter Terdampar di Perairan Perancak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Seekor paus bungkuk sepanjang sekitar delapan meter menggegerkan warga setelah ditemukan terdampar di perairan Banjar Perancak, Desa Perancak, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Mamalia laut berukuran besar itu pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat saat mengambang sekitar 10 meter dari bibir pantai. Ketika didekati, paus diketahui masih dalam kondisi hidup, namun tampak sangat lemah sehingga warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Salah seorang warga, I Made Aryoto, mengatakan penemuan paus bermula saat masyarakat melihat benda berukuran besar mengapung di perairan dangkal.

"Awalnya kami melihat ada benda besar mengambang di dekat pantai. Setelah didekati ternyata seekor paus yang masih hidup, tetapi kondisinya sudah lemah. Kami kemudian langsung menghubungi petugas agar segera ditangani," ujar Aryoto.

Setelah menerima laporan, tim gabungan bersama dokter hewan dari Jaringan Satwa Indonesia (JSI) langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Berbagai langkah dilakukan guna menjaga kondisi paus sekaligus menyiapkan proses evakuasi agar satwa dilindungi tersebut dapat diselamatkan.

Kasat Polair Polres Jembrana AKP I Putu Suparta membenarkan adanya penemuan paus bungkuk di perairan Perancak. Menurutnya, personel Polair segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Benar, kami menerima laporan adanya paus bungkuk yang terdampar di perairan Perancak. Saat ditemukan kondisinya masih hidup namun lemah. Saat ini penanganan dilakukan bersama tim dokter dari Jaringan Satwa Indonesia dan instansi terkait untuk memaksimalkan upaya penyelamatan," kata AKP I Putu Suparta.

Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan dan evakuasi paus bungkuk masih terus berlangsung. Tim gabungan terus memantau kondisi satwa tersebut dengan harapan kesehatannya membaik sehingga dapat dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya di perairan lepas.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami