Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sopir Bus Meninggal di Kapal Saat Tiba di Gilimanuk

Selasa, 14 Juli 2026, 22:16 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Sopir Bus Meninggal di Kapal Saat Tiba di Gilimanuk.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Seorang sopir bus antarkota ditemukan meninggal dunia saat berada di dalam Kapal Motor (KM) Bintang Balikpapan yang tengah bersandar di Dermaga MB III Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.

Korban diketahui bernama Supriyanto (44), warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Saat kejadian, korban merupakan sopir Bus Putra Pandawa Karya yang menyeberang dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Berdasarkan keterangan saksi sekaligus sopir pengganti, Hadli Hasibuan, korban sebelumnya mengemudikan bus dari Cirebon pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Setibanya di salah satu rumah makan di kawasan Serang, korban menyerahkan kemudi kepada sopir kedua, lalu beristirahat di kursi belakang ruang pengemudi.

Saat KM Bintang Balikpapan hendak bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, kondektur mencoba membangunkan korban. Namun, korban tidak memberikan respons sehingga awak kapal segera menghubungi petugas layanan kesehatan di Pelabuhan Gilimanuk.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas II Melaya untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter jaga, korban dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di puskesmas atau Dead on Arrival (DOA).

Petugas medis juga menemukan kondisi tubuh korban telah mengalami kaku mayat dan lebam mayat. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut melalui autopsi.

Kasat Polair Polres Jembrana AKP I Putu Suparta membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan diterima setelah pihak kapal meminta bantuan medis karena korban tidak dapat dibangunkan.

"Korban dievakuasi ke Puskesmas II Melaya untuk mendapatkan penanganan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, korban dinyatakan meninggal dunia. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut," ujar AKP I Putu Suparta.

Hingga berita ini ditulis, jenazah korban masih berada di Puskesmas II Melaya sambil menunggu koordinasi dengan pihak keluarga yang telah dihubungi oleh manajemen PO Putra Pandawa Karya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan pendataan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyelidikan terkait peristiwa tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/jbr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami