Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 18 Oktober 2026
5 Pemain Arema FC Positif Covid-19, Koster:Tidak Boleh Main
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lima pemain Arema FC yang kini tengah bermain dalam lanjutan kompetisi Liga 1 yang diselenggarakan di Bali positif terpapar COVID-19 setelah dilakukan pemeriksaan.
Gubernur Bali Wayan Koster pun memastikan bahwa 5 pemain Tim berjuluk Singo Edan tersebut tidak boleh tampil dalam perhelatan Liga 1 selama masa karantina belum selesai dan dinyatakan negatif COVID-19.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali saat konferensi pers di rumah jabatannya, Jaya Sabha, Denpasar, Bali, pada Kamis (20/1/2022)
"Betul, jadi semua sudah dilakukan (pemeriksaan,-red) ada lima orang pemain Arema yang positif, tidak boleh main lagi," kata Gubernur Bali.
Lanjutnya, usai kabar lima pemain tim kebanggan Kota Malang itu terpapar COVID-19, tracing pun dilakukan oleh Satgas COVID-19 dan dipastikan pemain, official tim dalam kondisi negatif.
"Semua sudah ditracing dan tidak boleh main lagi dan sudah dikarantina dan yang lain semuanya Negatif," jelasnya.
Adapun hal ini juga telah menjadi komitmen Arema FC dalam memproteksi tim dengan protokol kesehatan ketat.
Melansir laman resmi Aremafc.com, Media officer Arema FC, Sudarmaji menerangkan, Arema FC melakukan kebijakan mandiri dengan memberikan perhatian serius terhadap pemain bergejala.
Hal tersebut seperti yang dilakukan oleh manajemen Arema FC jelang pertandingan melawan PSIS Semarang. Dalam laga yang digelar pada Senin malam (17/1/2022) tersebut, tidak tampak beberapa pemain dalam daftar susunan pemain.
Kebijakan mandiri tersebut merupakan bentuk respon dari hasil tes yang dilakukan secara masif dan berkala dalam kurun waktu lima hari terakhir sesuai dengan yang sudah dilakukan sebelumnya.
“Kami sangat patuh dengan regulasi prokes, jika ada pemain yang bergejala kami langsung lakukan kebijakan mandiri dengan menempatkan di hotel yang berbeda, kami sudah melakukan berturut turut test selama lima hari terakhir, dan semoga hasilnya baik untuk tim. Mohon doa dan dukungan agar Arema FC bisa tetap berprestasi,” ungkap Sudarmaji.
Terkait hasil beberapa pemain yang masih harus dilakukan test ulang, manajemen Arema FC pun tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain untuk turun ke lapangan kendati secara kondisi fisik dalam kondisi fit.
“Memang ada pemain yang hasil testnya samar, sehingga dilakukan test berulang ulang selama lima hari berturut turut, sambil menunggu hasilnya, kita patuh pada regulasi prokes pada kompetisi ini maka mereka kita inapkan di hotel yang berbeda,” ujarnya
Arema FC sendiri sejak awal sudah mengganggap bahwa kompetisi BRI Liga 1 2021 merupakan kompetisi dengan tajuk ‘Extraordinary Competition’ yang digelar dalam masa pemulihan pandemi.
“Segala sesuatu di tengah kompetisi masih bisa terjadi. Bukan hanya pada pemain, tetapi juga pada venue pertandingan yang sifatnya dinamis dan harus menyesuaikan dengan dinamika yang ada,” jelasnya.
Dalam dua pertandingan terakhir komposisi pemain Arema FC memang menjadi sorotan. Pertama adalah saat menghadapi PSS Sleman pada (13/1/2022) lalu, saat itu ada 3 pemain yang harus absen.
Kemudian selang lima hari berikutnya yakni saat lawan PSIS pada (17/1/2022) ada 8 pemain yang tidak bisa diturunkan. (sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4456 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2098 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2003 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1635 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1473 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan