Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 29 Agustus 2026
RSUD Wangaya Kirim Tim Medis ke NTT
BERITABALI.COM, DENPASAR.
RSUD Wangaya Kota Denpasar mengirimkan tim medis tanggap darurat untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim Emergency Medical Responder (EMR) tersebut bertugas selama 22 hingga 26 Agustus 2026.
Pengiriman tim medis ini menjadi bagian dari respons tenaga kesehatan Bali terhadap bencana gempa yang melanda wilayah NTT. RSUD Wangaya mengirimkan dua tenaga medis, terdiri dari satu dokter dan satu perawat.
Tim tersebut merupakan bagian dari tim gabungan bersama RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Masing-masing rumah sakit mengirimkan satu dokter umum dan satu perawat untuk memberikan pelayanan penanganan bencana.
Kepala Unit Humas dan Promosi RSUD Wangaya, AA. Ayu Dewi Purnami, menjelaskan tim Emergency Medical Team (EMT) dari RSUD Wangaya yang diberangkatkan ke NTT terdiri dari dr. I Putu Agus Ari Permana Wibawa dan Ns. I Putu Eka Surya, S.Kep.
"Dalam pelayanan penanganan bencana di NTT kami dijadikan 1 tim dari RSUD Wangaya Kota Denpasar, RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Kami juga melakukan koordinasi dengan HEOC Manggarai dalam hal ini Bapak Kadiskes Kabupaten Manggarai," ujar Dewi Purnami.
Dalam pelaksanaan tugas, tim RSUD Wangaya ditempatkan di Posko RS Lapangan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Penempatan tersebut dilakukan karena RSUD Ruteng terdampak gempa. Kondisi ini membuat pelayanan pasien dialihkan ke rumah sakit lapangan, baik untuk menangani korban gempa maupun pasien lainnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Kebutuhan tenaga medis darurat tersebut berasal dari permintaan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Kehadiran tim medis dari Bali diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, terutama dalam situasi ketika fasilitas kesehatan setempat ikut terkena dampak bencana.
Dewi Purnami mengatakan keterlibatan RSUD Wangaya dalam tim medis darurat Bali diarahkan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan terkoordinasi kepada masyarakat terdampak gempa.
"Harapan kami di RSUD Wangaya Kota Denpasar sebagai bagian dari Tim Medis Darurat Bali adalah mampu memberikan respons cepat dan pelayanan medis yang cepat, tepat, efektif, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan korban dan petugas untuk berupaya menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat bencana gempa bumi di NTT ini," ucapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4743 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2546 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2185 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1804 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1229 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun