Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
RSUD Wangaya Kirim Tim Medis ke NTT
BERITABALI.COM, DENPASAR.
RSUD Wangaya Kota Denpasar mengirimkan tim medis tanggap darurat untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim Emergency Medical Responder (EMR) tersebut bertugas selama 22 hingga 26 Agustus 2026.
Pengiriman tim medis ini menjadi bagian dari respons tenaga kesehatan Bali terhadap bencana gempa yang melanda wilayah NTT. RSUD Wangaya mengirimkan dua tenaga medis, terdiri dari satu dokter dan satu perawat.
Tim tersebut merupakan bagian dari tim gabungan bersama RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Masing-masing rumah sakit mengirimkan satu dokter umum dan satu perawat untuk memberikan pelayanan penanganan bencana.
Kepala Unit Humas dan Promosi RSUD Wangaya, AA. Ayu Dewi Purnami, menjelaskan tim Emergency Medical Team (EMT) dari RSUD Wangaya yang diberangkatkan ke NTT terdiri dari dr. I Putu Agus Ari Permana Wibawa dan Ns. I Putu Eka Surya, S.Kep.
"Dalam pelayanan penanganan bencana di NTT kami dijadikan 1 tim dari RSUD Wangaya Kota Denpasar, RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Kami juga melakukan koordinasi dengan HEOC Manggarai dalam hal ini Bapak Kadiskes Kabupaten Manggarai," ujar Dewi Purnami.
Dalam pelaksanaan tugas, tim RSUD Wangaya ditempatkan di Posko RS Lapangan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Penempatan tersebut dilakukan karena RSUD Ruteng terdampak gempa. Kondisi ini membuat pelayanan pasien dialihkan ke rumah sakit lapangan, baik untuk menangani korban gempa maupun pasien lainnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Kebutuhan tenaga medis darurat tersebut berasal dari permintaan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Kehadiran tim medis dari Bali diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, terutama dalam situasi ketika fasilitas kesehatan setempat ikut terkena dampak bencana.
Dewi Purnami mengatakan keterlibatan RSUD Wangaya dalam tim medis darurat Bali diarahkan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan terkoordinasi kepada masyarakat terdampak gempa.
"Harapan kami di RSUD Wangaya Kota Denpasar sebagai bagian dari Tim Medis Darurat Bali adalah mampu memberikan respons cepat dan pelayanan medis yang cepat, tepat, efektif, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan korban dan petugas untuk berupaya menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat bencana gempa bumi di NTT ini," ucapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan