Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




RSUD Wangaya Kirim Tim Medis ke NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026, 18:54 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/dok Humas Pemkot Denpasar/RSUD Wangaya Kirim Tim Medis ke NTT.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

RSUD Wangaya Kota Denpasar mengirimkan tim medis tanggap darurat untuk membantu penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim Emergency Medical Responder (EMR) tersebut bertugas selama 22 hingga 26 Agustus 2026.

Pengiriman tim medis ini menjadi bagian dari respons tenaga kesehatan Bali terhadap bencana gempa yang melanda wilayah NTT. RSUD Wangaya mengirimkan dua tenaga medis, terdiri dari satu dokter dan satu perawat.

Tim tersebut merupakan bagian dari tim gabungan bersama RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Masing-masing rumah sakit mengirimkan satu dokter umum dan satu perawat untuk memberikan pelayanan penanganan bencana.

Kepala Unit Humas dan Promosi RSUD Wangaya, AA. Ayu Dewi Purnami, menjelaskan tim Emergency Medical Team (EMT) dari RSUD Wangaya yang diberangkatkan ke NTT terdiri dari dr. I Putu Agus Ari Permana Wibawa dan Ns. I Putu Eka Surya, S.Kep.

"Dalam pelayanan penanganan bencana di NTT kami dijadikan 1 tim dari RSUD Wangaya Kota Denpasar, RSUD Payangan Gianyar dan RSUD Singasana Tabanan. Kami juga melakukan koordinasi dengan HEOC Manggarai dalam hal ini Bapak Kadiskes Kabupaten Manggarai," ujar Dewi Purnami.

Dalam pelaksanaan tugas, tim RSUD Wangaya ditempatkan di Posko RS Lapangan RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Penempatan tersebut dilakukan karena RSUD Ruteng terdampak gempa. Kondisi ini membuat pelayanan pasien dialihkan ke rumah sakit lapangan, baik untuk menangani korban gempa maupun pasien lainnya yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kebutuhan tenaga medis darurat tersebut berasal dari permintaan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Kehadiran tim medis dari Bali diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah terdampak, terutama dalam situasi ketika fasilitas kesehatan setempat ikut terkena dampak bencana.

Dewi Purnami mengatakan keterlibatan RSUD Wangaya dalam tim medis darurat Bali diarahkan untuk memberikan pelayanan yang cepat dan terkoordinasi kepada masyarakat terdampak gempa.

"Harapan kami di RSUD Wangaya Kota Denpasar sebagai bagian dari Tim Medis Darurat Bali adalah mampu memberikan respons cepat dan pelayanan medis yang cepat, tepat, efektif, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan korban dan petugas untuk berupaya menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat bencana gempa bumi di NTT ini," ucapnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami