Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Gempa M 4,6 Guncang Lombok, Warga Berhamburan Keluar
BERITABALI.COM, NTB.
Gempa cukup keras mengguncang Pulau Lombok pagi buta, Selasa (25/1). Getarannya dirasakan hampir seluruh warga menyebabkan penghuni rumah berhamburan keluar.
Rilis BMKG, guncangan gempa berkekuatan Magnitudo 4,6, terjadi pada pukul 05.14 WITA, dengan titik koordinat Lokasi 8.76 LS, 116.14 BT. Jarak gempa pada 10 Kilometer arah tenggara.
Pantauan Beritabali.com warga Sekarbela Kota Mataram turut panik. Gempa terjadi beberapa saat setelah adzan subuh berkumandang. Warga yang baru saja terbangun untuk Salat Subuh, berhamburan keluar rumah selamatkan diri. Sejumlah warga mengaku masih trauma dengan gempa pada tahun 2018 lalu.
PLH Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Eka Sri Sulistianingsih menjelaskan gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di darat. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukan bahwa gempabumi memiliki mekanisme geser (strike-slip).
Getaran gempa bumi tidak hanya dirasakan di wilayah Lombok Barat, namun seluruh wilayah Lombok bahkan hingga ke sejumlah daerah di Bali juga merasakan getaran gempa bumi ini.
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempabumi tektonik menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.
Hingga hari Selasa (25/1) pukul 05.47 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun