Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Viral Video Kawanan Semut Susah Payah Gotong Perhiasan Emas
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Warganet ini merekam sebuah keunikan yang ia bagikan di akun media sosial TikTok miliknya. Bukannya makanan, akun @nayakanaya51430 merekam kawanan semut yang susah payah membawa kalung emas berliontin cincin ke sarang mereka.
"Ga bisa berkata apa-apa lagi. Tapi serius gua heran mau dibawa ke mana tuh kalung sama si semut," tulis dia dalam video tersebut.
Meski keheranan dengan fenomena yang dilihatnya, ia pun terus memerhatikan ke mana semut-semut tersebut membawa kalung emas tersebut. Si perekam video pun merasa beruntung karena ia melihat kejadian ini, jika tidak, saat sadar kalung tersebut hilang, mungkin malah akan jadi fitnah di rumahnya.
"Andai kalo gua gak tau bakalan jadi fitnah ini," tambah dia.
Meski hal ini cukup unik, namun banyak warganet yang mengatakan jika perempuan ini harus berhati-hati, karena mungkin ia memiliki penyakit diabetes yang membuat keringat yang menempel di kalungnya manis. Sehingga akhirnya menarik semut untuk membawa kalung tersebut.
Video ini pun ramai menjadi sorotan warganet, dan telah dilihat lebih dari 1,5 juta kali dengan komentar yang beragam.
"Hati-hati diabetes kak, keringet di lehernya kakak bisa jadi dideteksi semut sebagai makanan," ujar @triaxxxxxx.
"Modus baru keknya, gua harus nyewa bodyguard dari semut merah," kata @aleexxxxxxx.
"Pesugihan dengan metode terbaru," tulis @dillaxxxxxxx.
"Sekarang semut sudah pandai berinvestasi emas," kata @84_exxxxxx.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang