Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Pentingnya Kualitas Tidur Untuk Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tubuh yang ideal tidak hanya membutuhkan olahraga dan diet untuk menurunkan berat badan, tetapi juga kualitas tidur yang baik. Jika kualitas tidur Anda tubuh, otak Anda akan mencari energi di tempat lain, seperti makanan berkalori tinggi dan gula.
Ada 2 hormon yang mengontrol nafsu makan Anda, salah satunya dikenal sebagai hormon lapar (ghrelin) dan hormon kenyang (leptin). Tapi, kualitas tidur yang buruk membuat kedua hormon ini tidak seimbang.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa alasan kualitas tidur yang baik sangat penting dalam menurunkan berat badan.
1. Kurang tidur meningkatkan nafsu makan dan obesitas
Hormon memainkan peran penting dalam nafsu makan dan mengatur tidur. Karena itu, kurang tidur bisa mengganggu hormon Anda. Pada gilirannya, ini bisa membuat Anda ingin konsumsi makanan yang tinggi kalori, bahkan jika Anda baru makan 1 jam yang lalu.
2. Tidur lebih awal mencegah kita mengemil
Makan snack larut malam menyebabkan metabolisme kita tetap berfungsi saat seharusnya rileks. Sehingga, asupan kalori disimpan sebagai lemak mungkin juga tidak membantu kita mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Namun, makan camilan rendah kalori mungkin tidak membahayakan.
3. Tidur meningkatkan aktivitas fisik
Saat tubuh beristirahat, tubuh Anda mengembangkan hormon pertumbuhan yang membuat otot-otot dalam tubuh tumbuh. Hormon pertumbuhan biasanya diaktifkan selama tidur. Jika Anda kurang tidur, hormon tersebut akan ditekan sehingga kemungkinan pembakaran lemak lebih kecil.
4. Tidur yang baik menurunkan keinginan mengonsumsi makanan manis
Orang cenderung tergoda mengonsumsi makanan manis ketika kelelahan. Sebenarnya, sulit tidur dan mengidam makanan adalah frenemies. Karena, kurang tidur berkontribusi pada ketidakseimbangan hormon pengatur nafsu makan yang menyebabkan penambahan berat badan.
5. Tidur mencegah penambahan berat badan
Tidur yang terlalu singkat, seperti 6-7 jam per malam terkait dengan penambahan berat badan. Selain iti, tidur bisa menghasilkan pinggang yang lebih lebar dan lebih banyak lemak perut.
Hal ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak, terutama pada masa kanak-kanak pertengahan (6-8 tahun).
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3770 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1422 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun