Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 21 Oktober 2026
Pentingnya Kualitas Tidur Untuk Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tubuh yang ideal tidak hanya membutuhkan olahraga dan diet untuk menurunkan berat badan, tetapi juga kualitas tidur yang baik. Jika kualitas tidur Anda tubuh, otak Anda akan mencari energi di tempat lain, seperti makanan berkalori tinggi dan gula.
Ada 2 hormon yang mengontrol nafsu makan Anda, salah satunya dikenal sebagai hormon lapar (ghrelin) dan hormon kenyang (leptin). Tapi, kualitas tidur yang buruk membuat kedua hormon ini tidak seimbang.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa alasan kualitas tidur yang baik sangat penting dalam menurunkan berat badan.
1. Kurang tidur meningkatkan nafsu makan dan obesitas
Hormon memainkan peran penting dalam nafsu makan dan mengatur tidur. Karena itu, kurang tidur bisa mengganggu hormon Anda. Pada gilirannya, ini bisa membuat Anda ingin konsumsi makanan yang tinggi kalori, bahkan jika Anda baru makan 1 jam yang lalu.
2. Tidur lebih awal mencegah kita mengemil
Makan snack larut malam menyebabkan metabolisme kita tetap berfungsi saat seharusnya rileks. Sehingga, asupan kalori disimpan sebagai lemak mungkin juga tidak membantu kita mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Namun, makan camilan rendah kalori mungkin tidak membahayakan.
3. Tidur meningkatkan aktivitas fisik
Saat tubuh beristirahat, tubuh Anda mengembangkan hormon pertumbuhan yang membuat otot-otot dalam tubuh tumbuh. Hormon pertumbuhan biasanya diaktifkan selama tidur. Jika Anda kurang tidur, hormon tersebut akan ditekan sehingga kemungkinan pembakaran lemak lebih kecil.
4. Tidur yang baik menurunkan keinginan mengonsumsi makanan manis
Orang cenderung tergoda mengonsumsi makanan manis ketika kelelahan. Sebenarnya, sulit tidur dan mengidam makanan adalah frenemies. Karena, kurang tidur berkontribusi pada ketidakseimbangan hormon pengatur nafsu makan yang menyebabkan penambahan berat badan.
5. Tidur mencegah penambahan berat badan
Tidur yang terlalu singkat, seperti 6-7 jam per malam terkait dengan penambahan berat badan. Selain iti, tidur bisa menghasilkan pinggang yang lebih lebar dan lebih banyak lemak perut.
Hal ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak, terutama pada masa kanak-kanak pertengahan (6-8 tahun).
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4504 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2126 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2077 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1657 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1583 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan