Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 5 September 2026
Pentingnya Kualitas Tidur Untuk Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tubuh yang ideal tidak hanya membutuhkan olahraga dan diet untuk menurunkan berat badan, tetapi juga kualitas tidur yang baik. Jika kualitas tidur Anda tubuh, otak Anda akan mencari energi di tempat lain, seperti makanan berkalori tinggi dan gula.
Ada 2 hormon yang mengontrol nafsu makan Anda, salah satunya dikenal sebagai hormon lapar (ghrelin) dan hormon kenyang (leptin). Tapi, kualitas tidur yang buruk membuat kedua hormon ini tidak seimbang.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa alasan kualitas tidur yang baik sangat penting dalam menurunkan berat badan.
1. Kurang tidur meningkatkan nafsu makan dan obesitas
Hormon memainkan peran penting dalam nafsu makan dan mengatur tidur. Karena itu, kurang tidur bisa mengganggu hormon Anda. Pada gilirannya, ini bisa membuat Anda ingin konsumsi makanan yang tinggi kalori, bahkan jika Anda baru makan 1 jam yang lalu.
2. Tidur lebih awal mencegah kita mengemil
Makan snack larut malam menyebabkan metabolisme kita tetap berfungsi saat seharusnya rileks. Sehingga, asupan kalori disimpan sebagai lemak mungkin juga tidak membantu kita mendapatkan tidur malam yang nyenyak. Namun, makan camilan rendah kalori mungkin tidak membahayakan.
3. Tidur meningkatkan aktivitas fisik
Saat tubuh beristirahat, tubuh Anda mengembangkan hormon pertumbuhan yang membuat otot-otot dalam tubuh tumbuh. Hormon pertumbuhan biasanya diaktifkan selama tidur. Jika Anda kurang tidur, hormon tersebut akan ditekan sehingga kemungkinan pembakaran lemak lebih kecil.
4. Tidur yang baik menurunkan keinginan mengonsumsi makanan manis
Orang cenderung tergoda mengonsumsi makanan manis ketika kelelahan. Sebenarnya, sulit tidur dan mengidam makanan adalah frenemies. Karena, kurang tidur berkontribusi pada ketidakseimbangan hormon pengatur nafsu makan yang menyebabkan penambahan berat badan.
5. Tidur mencegah penambahan berat badan
Tidur yang terlalu singkat, seperti 6-7 jam per malam terkait dengan penambahan berat badan. Selain iti, tidur bisa menghasilkan pinggang yang lebih lebar dan lebih banyak lemak perut.
Hal ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak, terutama pada masa kanak-kanak pertengahan (6-8 tahun).
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3037 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 603 Kali
Kebakaran Gudang Rongsokan Sunset Road Diduga Dipicu Gas
Dibaca: 517 Kali
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Dibaca: 492 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman