Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Wawali Arya Wibawa Buka Muscab HIPMI Kota Denpasar 2022
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dengan Adanya Musyawarah Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Kota Denpasar ini, diharapkan bisa semakin menguatkan kesolidan diantara anggota HIPMI, Pemerintah Daerah serta Stakeholders pendukung dalam mencetak Enterpreneur muda. Dengan kosolidan ini diharapkan dapat mendukung upaya dalam memulihkan kondisi perekonomian masyarakat yang tengah diterpa ujian akibat pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa membacakan Sambutan Wali Kota Denpasar, Jumat (4/2) di Gedung Dharma Negara Alaya, saat membuka Muscab HIPMI Kota Denpasar yang ditandai dengan penarikan Layang-Layang. Pada kesempatan ini hadir juga Mantan ketua Umum (Mantum) HIPMI Kota Denpasar yang Juga Mantan Wali Kota Denpasar Periode 2008-2021, IB. Rai Dharma Wijaya Mantra Dan Ketua Umum Hipmi Kota Denpasar, Dewa Dodo Wirayudha.
Lebih Lanjut Arya Wibawa mengatakan, saat seperti ini, dimana lapangan pekerjaan semakin sulit dan terbatas, maka menjadi Wirausaha merupakan alternatif jalan keluar. Kewirausahaan dipilih dengan dujuan untuk mendorong generasi muda agar dapat menjadi aktor utama pertumbuhan kesejahteraan bangsa. Melalui usaha yang dkembangkan dapat menghasilkan multiplier effects yang positif bagi perekonomian masyarakat. Mudah-mudahan dengan Ini dapat memacu semangat kita khususnya bagi jajaran Hipmi Denpasar mengeksplorasi diri dan lebih meningkatkan peran Hipmi dalam proses pembangunan perekonomian daerah pada masa yang akan datang.
"Kondisi dunia usaha saat ini penuh dengan persaingan yang kompetitif sehingga menuntut pelaku usaha melakukan Inovasi perbaikan system/management. Mampu melihat peluang yang ada, sehingga tetap eksis dan berkembang dalam kondisi yang serba sulit dan kurang menguntungkan. Untuk berwirausaha biasanya kesulitan dalam memulainya. Kreativitas, mental positif dan pola pikir maju menjadi unsur utama bagi penciptaan karakter generasi muda yang handal," katanya.
“Saya berharap Hipmi akan menjadi Himpunan Para Inovator, Himpunan Para Pengusaha Muda Kelas Dunia, Dan Himpunan Para Pemenang Dalam Kompetisi Baik Regional Maupun Internasional," kata Arya Wibawa.
Sementara Ketua Umum HIPMI Kota Denpasar, Dewa Dodo Wirayudha mengatakan Muscab BPC HIPMI Kota Denpasar 2022 nengangkat Tema “Sueca Palemahan" yang berarti menjaga keharmonisan antara manusia dan lingkungan sesuai Konsep Tri Hita Karana.
Saat Ini HIPMI Denpasar memiliki anggota berjumlah 372 orang yang sudah memiliki KTA.
“Kami Mengucapkan Terima Kasih Sebesar Besanya Dengan Dibangunnya DNA Ini Memberikan Kami Ruang Kreatifitas Dan Ekspresi Seluas-Luasnya Bagi Pemuda Kota Khususnya HIPMI. Bagi Kami Di HIPMI, DNA Merupakan Gedung Bersejarah, Dimana Disini HIPMI Bali Melangsungkan Musda Online Pertama Kalinya Di Indonesia Dan Menjadi Percontohan Bagi HIPMI Daerah Lainnya. Dan Hari Ini Sejarah Terulang Kembali Di Muscab Kali Ini, HIPMI Denpasar Adalah BPC Yang Pertama Kalinya Di Indonesia Meng NFT kan Karya Kegiatan Muscabnya. Kami Juga Mengapresiasi Langkah Pemkot Dalam Pembangunan Monumen Sita Kapandung Menggunakan NFT, Kami Nilai Itu Adalah Langkah Cerdas Dan Suatu Loncatan Besar Bagi Pemkot Dan Keberhasilannya Akan Mengukir Sejarah Bagi Kota," katanya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3770 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1422 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun