Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 21 Oktober 2026
Kekasih Selalu Tolak Diajak Nikah, Pria Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, NTB.
M (36 tahun) pemuda asal Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur ditemukan tewas menggantung dengan seutas tali di dalam kamar.
M mengakhiri hidupnya diduga lantaran depresi karena kekasihnya selalu menolak saat diajak. Hal itu dibuktikan dengan adanya chat dengan kekasih korban pada WhatsApp dan juga facebooknya.
Korban pertama kali ditemukan oleh orangtuanya sendiri pada Kamis (3/2) sekitar pukul 20.30 WITA malam. Saat orang tuanya hendak menemuinya. Akan tetapi saat itu pintu kamar korban dalam kondisi terkunci.
Mendapati hal itu orang tua korban merasa curiga dan mengintip kondisi anaknya melalui jendela.
“Tidak bisa terlihat dari jendela, orang tua semakin curiga dan meminta saudara korban untuk mendobrak pintu kamarnya,” ucap AKP M Taisir, Kapolsek Sukamulia, Jumat (4/2).
Pada saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan bergelantung tak bernyawa pada seutas tali. Sontak orang tua dan saudaranya kaget dan langsung menurunkan jasad korban dengan cara memotong tali yang melilit lehernya.
“Korban ditemukan tergantung pada seikat tali nilon warna biru,” ucap Kapolsek Taisir.
Adapun korban nekat menghabisi nyawanya diduga lantaran asmara. Hal itu dibuktikan dengan adanya chat dengan kekasih korban pada WhatsApp dan juga facebooknya.
Senada juga disampaikan oleh rekan kerja korban, Suhir menuturkan bahwa aksi itu dilakukan lantaran asmara, di mana korban mengajak kekasihnya menikah namun selalu ditolak.
“Kekasihnya tidak mau diajak menikah, mungkin itu yang buat dia frustasi,” ujar Suhir.
Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah, menolak untuk dilakukan autopsi, serta tidak akan mempermasalahkan atau menuntut baik secara hukum maupun pidana.
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
catatan redaksi
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4503 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2126 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2077 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1656 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1578 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan