Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Kekasih Selalu Tolak Diajak Nikah, Pria Tewas Gantung Diri
BERITABALI.COM, NTB.
M (36 tahun) pemuda asal Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur ditemukan tewas menggantung dengan seutas tali di dalam kamar.
M mengakhiri hidupnya diduga lantaran depresi karena kekasihnya selalu menolak saat diajak. Hal itu dibuktikan dengan adanya chat dengan kekasih korban pada WhatsApp dan juga facebooknya.
Korban pertama kali ditemukan oleh orangtuanya sendiri pada Kamis (3/2) sekitar pukul 20.30 WITA malam. Saat orang tuanya hendak menemuinya. Akan tetapi saat itu pintu kamar korban dalam kondisi terkunci.
Mendapati hal itu orang tua korban merasa curiga dan mengintip kondisi anaknya melalui jendela.
“Tidak bisa terlihat dari jendela, orang tua semakin curiga dan meminta saudara korban untuk mendobrak pintu kamarnya,” ucap AKP M Taisir, Kapolsek Sukamulia, Jumat (4/2).
Pada saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan bergelantung tak bernyawa pada seutas tali. Sontak orang tua dan saudaranya kaget dan langsung menurunkan jasad korban dengan cara memotong tali yang melilit lehernya.
“Korban ditemukan tergantung pada seikat tali nilon warna biru,” ucap Kapolsek Taisir.
Adapun korban nekat menghabisi nyawanya diduga lantaran asmara. Hal itu dibuktikan dengan adanya chat dengan kekasih korban pada WhatsApp dan juga facebooknya.
Senada juga disampaikan oleh rekan kerja korban, Suhir menuturkan bahwa aksi itu dilakukan lantaran asmara, di mana korban mengajak kekasihnya menikah namun selalu ditolak.
“Kekasihnya tidak mau diajak menikah, mungkin itu yang buat dia frustasi,” ujar Suhir.
Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah, menolak untuk dilakukan autopsi, serta tidak akan mempermasalahkan atau menuntut baik secara hukum maupun pidana.
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
catatan redaksi
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3770 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1422 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun