Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 21 Oktober 2026
Atlet Karate Idap Tumor Ganas di Mata
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang atlet muda karate peraih medali perak mewakili Kabupaten Pandeglang dalam Porprov 2018 Banten kini tergeletak tak berdayaa di tempat tidurnya. Dia, yakni Eef Afrihaz (22) mendidap tumor ganas pada bagian mata. Kabarnya diungkap pada cuitan akun @ohisee__ yang viral di Twitter sejak Jumat (6/2/2022).
Tumor ganas tersebut sudah menutup setengah bagian wajah Eef. Mata sebelah kanan sudah tak berfungsi lagi jadi sudah tak bisa melihat.
"Untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti mandi, Eef biasanya dibopong oleh ayahnya. Untuk makan biasanya disuapi oleh ibunya, makan pun sekarang hanya makan bubur dan pisang," ungkap akun tersebut.
"Menurut hasil pemeriksaan dokter, Eef harus dirujuk ke RS Cicendo Bandung atau RS Cipto Jakarta," imbuhnya.
Alumni SMA 3 Pandeglang tempat Eef sempat bersekolah pernah menggalangkan dana dan mendapatkan Rp15 juta untuk pengobatan. Namun uangnya telah habis untuk berobat ke Serang, Banten.
"Kini keluarga sudah tidak punya biaya lagi, padahal Eef harus segera dilanjutkan kemoterapi untuk menangani pertumbuhan tumornya. Bapak hanya bekerja sebagai kuli bangunan, ibu tidak bekerja," tulis akun tersebut.
Tak hanya itu, kakak Eef juga menderita kanker ovarium. Kakaknya tersebut juga hanya bisa terduduk.
"Jadi dalam satu rumah terdapat dua orang yang sedang mengalami sakit. Sungguh berat penderitaan kedua orang tuanya. Mohon doa dan donasinya untuk kesembuhan Eef," tambahnya lagi.
Cuitan tersebut mendapatkan banyak simpati publik yang turut mendoakan sang atlet.
"Ya Allah semoga cepet sembuh, waktu aku dirawat di RSHS banyak pasien kanker yang tinggal di rumah singgah, biayanya gratis makan juga dikasih, saran kalau mau ke Cicendo cari aja rumah singgah kak," komentar warganet.
"Ya Allah tolong angkat penyakit kak Eef dan kakaknya ya Allah. Musnahkan tumornya ya Allah," tambahnya lagi.
"Kak aku penderita kanker juga jadi paham banget akan penderitaan dan biayanya. Aku hanya bisa bantu RT dulu," tulis warganet di kolom komentar.
Untuk membantu Eef, publik mengirimkan donasi ke Yayasan Kitabisa.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4503 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2126 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2074 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1656 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1576 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan