Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Karangasem Rencana Tambah Bed Isoter SKB Jasri
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Menyesuaikan perkembangan penyebaran virus Corona, Pemda Karangasem akan menambah jumlah tempat tidur (Bed) di tempat isolasi terpusat SKB Jasri.
Rencana penambahan bed tersebut diutarakan oleh Kepala Sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karangasem, I Ketut Sedana Merta saat dihubungi, Minggu (06/02/2022).
"Ya kita akan tambah Bad di tempat isoter SKB Jasri, Senin ini kita mulai proses, " jelasnya.
Rencananya seperti diungkapkan oleh Sedana Merta, Pemda akan menambah jumlah bed di SKB Jasri agar jumlahnya menjadi 100 bed.
Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah bed saat ini di loaksi isolasi terpusat SKB Jasri berjumlah 60 bed, dimana sesuai dengan data yang diperoleh telah terisi sebanyak 4 orang OTG.
Dengan jumlah tersebut, pemerintah akan menambah sebanyak 40 bed lagi sehingga menjadi 100 bed. Menurut Sedana Merta penambahan bed ini dilakukan dalam rangka untuk mengantisipasi lonjakan kasus.
Namun, ia tetap berharap kasus di Karangasem bisa tetap melandai.
"Harapan kita tentunya agar perkembangan kasus tetap melandai, kita imbau agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujar Sedana Merta.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3773 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1439 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1426 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1379 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1290 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun