Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Hasil BATC 2022: Chico Bawa Indonesia Ungguli Korea Selatan 1-0
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pebulu tangkis tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo membawa tim beregu putra Indonesia unggul 1-0 atas Korea Selatan dalam matchday kedua Grup A Badminton Asia Team Championships (BATC 2022) alias Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia, Kamis (17/2/2022).
Dalam pertandingan di Setia City Convention Centre in Shah Alam, Selangor, Malaysia, Chico berhasil menyumbang poin perdana bagi Garuda Muda usai mengalahkan Jeon Jyeok Jin.
Pebulu tangkis jebolan klub PB Exist itu menang dalam pertarungan rubber game dengan skor 21-18, 15-21, 21-19 dalam tempo 1 jam 6 menit.
Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi tim beregu putra Indonesia yang bertekad meraih kemenangan di laga ini demi mengunci satu tiket ke babak perempat final.
Di partai kedua, tim beregu putra Indonesia menurunkan pasangan ganda putra Pramudya Kusumawardana / Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Mereka akan berhadapan dengan Yong Jin Na / Sung Seung.
Indonesia dan Korea Selatan menjalani laga ini dengan modal kemenangan di laga perdana. Tim Negeri Ginseng berhak menduduki puncak klasemen sementara karena unggul jumlah partai kemenangan yakni 5-0 berbanding 4-1 milik Indonesia.
Di laga pertama, Indonesia berhasil mengalahkan Hong Kong 4-1 pada Selasa (15/2/2022) lalu. Di hari yang sama, Korea menghajar India dengan skor sempurna 5-0.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 344 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 293 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 223 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun