Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
14 Gejala Omicron Paling Mirip dengan Penyakit Lain
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejak terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan, virus corona varian Omicron telah masuk dalam kategori variant of concern oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal tersebut karena hingga kini Omicron dikatakan lebih menular dibanding varian Delta.
Seperti dikutip dari UCDavis Health, Omicron memiliki lebih banyak mutasi dibanding varian lain sejauh ini. Pada orang yang sudah divaksinasi penuh, gejala Omicron juga masih muncul meski cenderung ringan.
Namun, pada orang yang tidak divaksinasi justru memiliki gejala Omicron cukup parah, sehingga menyebabkan rawat inap dan kematian.
Kelompok yang rentan tertular oleh varian ini tidak hanya orang yang belum divaksinasi saja. Tetapi juga terjadi pada orang lansia. Hal itu, karena mereka disebut memiliki imunitas yang lebih rendah.
Mengutip Halodoc, Omicron juga menularkan pada orang yang punya komorbid. Seseorang yang punya komorbid ditambah tertular oleh varian ini, memiliki tingkat keparahan yang tinggi hingga beresiko kematian. Beberapa di antaranya adalah diabetes, tekanan darah tinggi, dan lain-lainnya.
Penularan ini telah menimbulkan sejumlah gejalanya. Melansir dari Deseret, studi dari Zoe Covid Symptom mulai mengungkap grafiknya. Berikut empat belas gejalanya!
- Hidung berair (73 persen).
- Sakit kepala (68 persen).
- Kelelahan (64 persen).
- Bersin (60 persen).
- Sakit tenggorokan (60 persen).
- Batuk terus-menerus (44 persen).
- Suara serak (36 persen).
- Menggigil (30 persen).
- Demam (29 persen).
- Pusing (28 persen).
- Kabut otak (24 persen).
- Nyeri otot (23 persen).
- Kehilangan penciuman (19 persen).
- Nyeri dada (19 persen).
(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 339 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 267 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun