Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 2 Agustus 2026
Geger Pria Perkosa dan Bunuh ABG 14 Tahun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kejahatan yang dilakukan pria di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur ini dianggap sangat keterlaluan oleh publik. Bagaimana tidak? Ia dengan tega menculik, memerkosa, hingga membunuh remaja berusia 14 tahun.
Yang membuat publik semakin tidak habis pikir adalah bahwa korbannya merupakan anak dari keluarga yang selama ini selalu memperlakukan pelaku dengan baik. Pasalnya selama ini keluarga korban selalu memberi makan kepada pelaku kejahatan keji itu.
"Setiap hari diberi makan, pria ini malah memperkosa dan membunuh anak keluarga yang sudah baik padanya," tulis akun Instagram @ndo.robei yang turut memviralkan kasus ini. "Kejadian yang sangat tragis. Penculikan, pemerkosaan, pembunuhan."
Video amatir tersebut memperlihatkan seorang pria yang sudah babak belur duduk diapit dua orang lain di sepeda motor. Kemudian motor berlalu, tampaknya hendak mengantar sang pelaku ke kantor polisi.
Masih melansir @ndo.robei, korban yang masih remaja itu dimasukkan ke dalam karung lalu dibuang ke sumur. Hingga jenazahnya akhirnya ditemukan pada Senin (21/2/2022) pagi, tepatnya di dalam sumur di daerah Amborawang Samboja, Kukar.
Dalam video lain terlihat upaya evakuasi jenazah yang diiringi dengan tangisan sanak keluarga. Tampak jenazah digotong beramai-ramai oleh tetangga sekitar yang turut membantu pencarian.
Yang membuat publik semakin mengecam kasus ini adalah lantaran keluarga korban yang sudah sedemikian baik terhadap pelaku. "Pelaku merupakan duda yang sehari hari numpang makan ke orang tua korban. Bahkan korban pun sering menyajikan makanan untuk pelaku," ungkap @ndo.robei.
Warganet tentu ikut menanggapi keras kasus yang sangat tidak berperikemanusiaan ini. Banyak yang mendesak agar pelaku mendapat sanksi maksimal.
"Ini kalau di kampung saya, gak bakal merasa penjara dia, langsung di wafatkan langsung sama warga..," komentar warganet.
"Ntar kalian penjara aja maksimal 25 tahun dengan alasan HAM... Kemudian dia bebas dan bisa melanjutkan hidup nya... Namun kalian telah melupakan HAM si korban yang telah di rampas si pelaku...Hukum MATI si pelaku, itu lah hukum yang setimpal," imbuh warganet lain.
"Binatang pun ngerti dan paham caranya berterima kasih," sindir warganet pedas.
"Mantep udah bonyok duluan mukanya," ujar warganet.
"Entar lagi ada berita napi meninggal di dalam penjara karena 'sakit' (?)," timpal yang lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 333 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 262 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 214 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun